Siput Studio Desain Raih Juara 1 Kadin Award di Kota Kediri

Kadin Award 2018 "Menciptakan dan Memotivasi Enterpreneur-Enterpreneur Baru Di Kota Kediri" berlangsung di Hall Hotel Lotus Garden, Kota Kediri

Siput Studio Desain Raih Juara 1 Kadin Award di Kota Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Suasana Kadin Award di Kota Kediri 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Cornelia dari Siput Studio Desain meraih penghargaan juara 1 Kadin Award 2018. Usaha Siput Studio Desain bergerak di bidang wedding vendor.

Kadin Award 2018 yang bertema "Menciptakan dan Memotivasi Enterpreneur-Enterpreneur Baru Di Kota Kediri" berlangsung di Hall Hotel Lotus Garden, Kota Kediri, Jumat (19/1/2019).

Sementara juara 2 diraih Sri Astuti dari Souvenir T & T. Usahanya bergerak di bidang souvenir dan hantaran pernikahan.

Sedangkan juara 3 Rike Kusumaningrum dari Batik Jumputan Galuh Kediri.

Penghargaan lain yang diberikan Enterpreneur Inspirasi yaitu Nabilah Rizky Amalia dan Naraura Putri Ishana sebagai Young Enterpreneur Inspirasi.

Sementara Anna N Anggraini sebagai Inspiring Womenpreneur dan Anita Wahyu sebagai Enterpreneur Inspirasi, Tofik Saputut sebagai Tecnopreneur dan Aji Prasojo sebagai Socialpreneur.

Beda Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Raih Insentif Elektoral di Debat Pilpres 2019

Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI, Alasannya pun Terungkap hingga Ajukan Satu Syarat

BREAKING NEWS! Buka Pidato Kongres PSSI 2019, Edy Rahmayadi Mengundurkan Diri dari Ketua Umum PSSI

Selain itu penghargaan juga diraih oleh Bank Indonesia (BI) Kediri sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Kota Kediri.

Stakeholder yang juga berperan aktif dalam pengembangan UMKM di Kota Kediri yaitu Bank Jatim, Universitas Kadiri, Universitas Pawiyatan Daha, Klinik UMKM Kota Kediri dan BPJS Ketenagakerjaan.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga meraih penghargaan sebagai bapak enterpreneur Kota Kediri.

Walikota mengemukakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Kediri terus berkembang. Hal ini terlihat dari pemasarannya yang sudah skala nasional dan internasional. Selain itu juga banyak bermunculan wirausahawan-wirausahawan baru di Kota Kediri.

Menurut data BPS 2018 untuk pertama kalinya angka pengangguran terbuka di Kota Kediri berhasil turun di bawah angka pengangguran terbuka Provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 3,63 persen dari Provinsi Jawa Timur sebesar 3,99 persen.

“Kota Kediri juga berhasil menekan angka kemiskinan sebesar 7,68 persen. Penurunan kemiskinan ini, berada di bawah capaian nasional sebesar 9,82 persen dan capaian Jawa Timur sebesar 10,98 persen. Ini menunjukkan UMKM di Kota Kediri benar-benar menggeliat dan memiliki peran strategis dalam memerangi kemiskinan dan pengangguran dengan jumlahnya yang mencapai 38.806 usaha,” ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Walikota berharap dengan adanya Kadin Award dapat memotivasi para enterpreneur baru yang ada di Kota Kediri sehingga bisa berdikari dalam merintis dan mengembangkan bisnisnya.

Ke depan juga akan membawa Indonesia semakin berdikari karena di era revolusi industri 4.0 ini entrepreneur memiliki peranan penting dalam meningkatkan ekonomi suatu bangsa.

Semakin banyak entrepreneur, maka akan berkolerasi terhadap kesejahteraan sebuah negara. “Pelaku usaha di Kota Kediri harus terus berinovasi agar produknya semakin berdaya saing, dan jangan lupa kuasai pasar nasional dalam memasarkan produk-produk yang dihasilkan,” harapnya.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved