ISWA Jatim Siap Dorong Pertumbuhan Industri Olahan Kayu di Sektor UMKM Supaya Bisa Naik Kelas

Ketua ISWA Jatim, Choiril Muchtar M. mengatakan, selama ini sektor UMKM masih kesulitan untuk tumbuh apalagi untuk ekspor.

ISWA Jatim Siap Dorong Pertumbuhan Industri Olahan Kayu di Sektor UMKM Supaya Bisa Naik Kelas
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Ilustrasi Kerajinan Mebel 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indonesia Samwill and Wood Working Association (ISWA) atau Asosiasi Kayu Gergajian dan Olahan Indonesia Komda Jatim menyatakan siap untuk mendorong pertumbuhan industri kayu olahan dan gergajian di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua ISWA Jatim, Choiril Muchtar M. mengatakan, selama ini sektor UMKM masih kesulitan untuk tumbuh apalagi untuk ekspor.

Menurutnya, pemerintah maupun industri besar perlu berkontribusi dalam mendorong UMKM menjadi lebih baik.

"Kami siap menjadi mediator dan katalisator antara pelaku usaha kayu olahan dengan pemerintah dan perangkat daerah," katanya, Senin (21/1/2019).

ISWA Jatim Minta Pemerintah Ikut Dorong Bisnis Kayu Olahan dan Gergajian dengan Bantuan Modal

Dia mengatakan, sebagai katalisator pihaknya akan mendorong UMKM melalui pendekatan baik secara eksternal maupun internal.

Misalnya, dari sisi internal pihaknya akan membantu memasarkan dan mencari pasar baik domestik maupun ekspor.

Choiril Muchtar menambahkan, saat ini industri kayu gergajian dan olahan di Jatim ada 986 perusahaan.

Sebanyak 205 perusahaan di antaranya merupakan industri berskala besar yang sudah berkecimpung di bidang ekspor.

"Nah, sisanya masih banyak perusahaan skala kecil dan menengah ini yang perlu kami dorong supaya mereka bisa naik kelas," tambahnya

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved