Kampanye Gemar Baca Al Quran, Banyuwangi Gelar MTQ

Acara perlombaan tentang hal ikhwal Al-Quran terbesar di Kabupaten Banyuwangi itu, dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (20/1) ma

Kampanye Gemar Baca Al Quran, Banyuwangi Gelar MTQ
Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membuka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Minggu (20/1). 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pelaksanaan event dua tahunan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) kembali dihelat, 21-22 Januari. Acara perlombaan tentang hal ikhwal Al-Quran terbesar di Kabupaten Banyuwangi itu, dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Minggu (20/1) malam, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Bupati Anas mengapresiasi pelaksanaan MTQ sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan para santri di Banyuwangi.

"Manfaatkan momentum ini untuk mengasah kemampuan hingga taraf tertinggi. Sehingga bisa menjadi bekal, tidak hanya dalam perlombaan tapi juga dalam kehidupan," ungkapnya Abdullah Azwar Anas.

Selain itu, Anas juga mengharapkan, MTQ tersebut menjadi ajang mengkampanyekan Al-Qur'an.

"Jadikan acara ini sebagai ajang untuk mendakwahkan Al-Quran kepada generasi milenial. Ajak teman-teman kalian untuk belajar Quran juga," ajak Abdullah Azwar Anas pada peserta yang didominasi kalangan milenial tersebut.

Prabowo-Sanidaga Persempit Jarak Elektabilitas dengan Jokowi-Ma’ruf, Efek Manuver Masif di Jawa

Banjir di Sidoarjo Ternyata Disebabkan oleh Supermoon, Air Laut Pasang hingga 150 CM

Pengakuan Stuart Collin Kerja di Dunia Entertainment Tak Bisa Kontrol Diri Hingga Cerita Pengalaman

Pada pembukaan tersebut, juga dihadiri oleh ulama muda nasional Ustad Yusuf Mansur. Pengasuh Pesantren Darul Quran tersebut, mengaku serasa bernostalgia ketika hadir di pembukaan tersebut.

"Saya seperti nostalgia bisa hadir di sini," ungkap Abdullah Azwar Anas.

Ulama kelahiran 19 Desember 1976 tersebut, mengaku telah ikut MTQ sejak usia 5 tahun. Setiap tahun ia tak pernah absen hingga terakhir pada 1992. Menurutnya, dari pengalamannya ikut serta MTQ itulah, menjadi bekal kepemimpinannya.

"Ikut MTQ itu melatih mental untuk berani tampil. Tidak grogi menghadapi massa. Berani menerima tantangan. Ini bisa jadi modal penting leadership," jelasnya.

MTQ Banyuwangi diikuti oleh 387 peserta yang menjadi delegasi dari 25 kecamatan se-Banyuwangi. Mereka akan berkompetisi pada lima cabang lomba. Mulai dari tartil, tilawah, hifdzil qur'an, fahmil qur'an dan syarhil qur'an.

Acara tersebut bakal menempati enam venue. Mulai dari masjid Babussalam dan aula Minakjinggo di Sekretariat Pemda Banyuwangi, Pendopo Dinas Pariwisata Banyuwangi, aula PCNU Banyuwangi, aula SMPN 1 Banyuwangi dan Masjid Baitul Mustaqim Tukangkayu.

"Para pemenang akan mewakili Banyuwangi pada MTQ tingkat provinsi yang digelar pertengahan tahun ini," ujar ketua panitia yang juga Kabag Kesra Pemda Banyuwangi Lukman. (Haorrahman/TribunJatim.com).

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved