Banyak Jalan Berlubang, Pemuda Duduksampeyan Gresik Tandai Lubang Jalan dengan Cat Pilox

Para pemuda dan remaja Kecamatan Duduksampeyan Gresik melakukan aksi turun jalan untuk memberikan tanda berbahaya di lubang-lubang jalan.

Banyak Jalan Berlubang, Pemuda Duduksampeyan Gresik Tandai Lubang Jalan dengan Cat Pilox
SURYA/SUGIYONO
Para pemuda Kecamatan Duduksampeyan Gresik menandai lubang jalan dengan cat pilox putih, Selasa (22/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Para pemuda dan remaja Kecamatan Duduksampeyan Gresik melakukan aksi turun jalan untuk memberikan tanda berbahaya di lubang-lubang jalan.

Aksi spontanitas pemberian warna itu setelah para pemuda Kecamatan Duduksampeyan Gresik melihat banyak pengendara motor terlibat kecelakaan akibat menabrak lubang jalan yang tertutup genangan air.

"Tadi malam itu para pemuda dari berbagai kelompok secara spontanitas berkumpul, untuk memberikan tanda bahaya pada lubang jalan," kata Muklas, salah satu pemuda Kecamatan Duduksampeyan Gresik, Selasa (22/1/2019).

Banyak Kendaraan Parkir Pinggir Jalan, Dishub Gresik Ingin Buat Park and Ride Seperti di Surabaya

BPBD Gresik Siapkan Logistik, Hadapi Banjir di Enam Kecamatan

Selanjutnya dari beberapa pemuda dan remaja itu iuran untuk membeli cat pilox untuk memberi tanda pada lubang jalan.

"Kemudian keliling lubang jalan itu kita semprot menggunakan pilox," imbuhnya.

Menurutnya, pemberian tanda lubang jalan itu sangat penting, sebab bisa memberikan rambu-rambu pada pengguna jalan agar tidak melintas.

"Mudah-mudahan ini bisa menyelamatkan pengguna jalan," katanya.

Jalan Raya Ngasinan yang Hubungkan Gresik dan Surabaya Rusak Parah, Setiap Hari Macet

Minhyuk BTOB Sebut Sungjae sebagai Tsundere di Acara Idol Radio yang Dipandu Ilhoon

Kerusakan jalan di sepanjang jalan raya Duduksampean Gresik memang terlihat parah.

Lubang jalan yang menganga lebarnya bisa mencapai 1 meter dengan kedalaman sedalam 10 sampai 12 centimeter.

Sehingga pengendara roda dua bisa bahaya jika melaju dengan kencang dan menabrak lubang jalan itu.

"Kebanyakan kendaraan yang kecelakaan itu terjadi saat menghindari lubang jalan secara mendadak," katanya.

Nekat Melanggar Jam Operasional di Kecamatan Bunga Gresik, Puluhan Truk Kena Tilang

Jalan raya Duduksampeyan Gresik merupakan akses utama kendaraan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, sehingga banyak kendaraan besar-besar melintas di jalan tersebut.

"Seharusnya perawatan jalan setiap musim hujan harus ada. Sehingga tidak sampai rusak parah seperti ini dan rakyat kecil yang jadi korbannya," imbuhnya. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved