Musim Hujan, Jumlah Pasien Demam Berdarah di Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo Meningkat

Musim penghujan membuat penderita demam berdarah di Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo meningkat.

Musim Hujan, Jumlah Pasien Demam Berdarah di Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo Meningkat
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Direktur Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri, drg Surdiyanto saat ditemui oleh TribunJatim.com, Selasa (22/01/2019). 

Laporan wartawan TribunJatim. com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM, SIDOARJO - Musim penghujan membuat pasien demam berdarah di Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo meningkat.

Direktur Rumah Sakit Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo , drg Surdiyanto mengatakan ada kenaikan untuk pasien demam berdarah.

"Mulai tanggal 18 Januari sudah ada peningkatan. Baik dewasa maupun anak-anak," terangnya kepada TribunJatim. com, Selasa (22/01/2019).

Padahal Desember lalu, untuk pasien demam berdarah sendiri belum terlihat ada peningkatan.

"Hanya ada sekitar 2 - 3 pasien namun itu pun sudah selesai rawat inap dan diperbolehkan pulang. Lha pas Januari ini langsung melonjak drastis," herannya.

Musim Hujan 2019, Penderita Demam Berdarah Dengue di Kota Surabaya Turun sampai 71 Persen

Ia mengatakan untuk total jumlah pasien hingga Selasa ini ada 11 pasien dewasa dan 13 pasien anak anak.

"Untuk asal pasien sendiri  berasal dari wilayah pinggiran Kabupaten Sidoarjo. Dan kebanyakan berasal dari Kecamatan Tarik, Sidoarjo," tambahnya.

Ia menuding penyebab utamanya adalah faktor cuaca dan kondisi lingkungan sekitar sehingga membuat nyamuk demam berdarah bebas berkeliaran.

"Namun untungnya di rumah sakit ini tidak ada yang sampai kondisinya parah. Pasien demam berdarah yang datang biasanya hanya stadium satu atau dua sudah datang dan dirawat inap disini," jelas Surdiyanto.

Ia menerangkan meski ada peningkatan pasien namun untuk ruangannya masih dapat memadai.

Selama Januari 2019, Ada 1.634 Penderita Demam Berdarah di Jawa Timur, Terbanyak di Tulungagung

"Kalau andaikan memang tidak cukup di kelas tiga kita rujuk ke ruang kelas dua. Kalau ruang kelas dua penuh ya kita pindah ruang kelas satu. Tetapi kalau ruang kelas satu penuh ya kita rujuk ke ruang VIP,"imbuhnya.

Ia juga menjelaskan sudah menyiapkan tim dokter dan medis 24 jam sehingga ketika ada pasien datang langsung ditangani dengan cepat.

"Pada prinsipnya, untuk masalah pengurusan administrasi belakangan yang penting pasien datang langsung kita lakukan tindakan medis dan semua pasien kita terima tidak ada yang ditolak," tandasnya sembari menjelaskan untuk ketersediaan obat pun juga sudah siap sedia.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved