Penerbangan ke Pulau Bawean Berhenti, Penumpang ke Pulau Bawean Bakal Terlantar

Pesawat perintis yang melayani penerbangan ke Pulau Bawean - Juanda habis masa kontrak sejak awal tahun 2019.

Penerbangan ke Pulau Bawean Berhenti, Penumpang ke Pulau Bawean Bakal Terlantar
Ilustrasi Pulau Bawean. 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pesawat perintis yang melayani penerbangan ke Pulau Bawean - Juanda habis masa kontrak sejak awal tahun 2019. Sehingga penumpang ke Pulau Bawean terancam telantar saat cuaca buruk gelombang tinggi.

Informasi yang dihimpun Surya Online surya.co.id bahwa pesawat perintis yang melayani jasa penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya ke Bandara Harun Tohir Pulau Bawean sudah tidak melayani penumpang sejak awal tahun 2019.

"Sejak awal tahun pesawat perintis ke Pulau Bawean sudah tidak melayani penumpang sejak awal tahun 2019," kata Amin, warga Kelahiran Bawean yang sudah tinggal di Kota Gresik, Rabu (23/1/2019).

Selama ini rute penerbangan ke Pulau Bawean dijadwalkan sepekan sekali. Dengan jumlah penumpang sebanyak 15 orang. Setiap hari rata-rata ramai penumpang sehingga selalu penuh.

"Kalau lama tidak dipakai bisa mangkrak lapangan terbangnya," kata Suladi warga sekitar lapangan terbang (Lapter), Desa Tanjungori Kecamatan Tambak.

Penerbangan pesawat perintis ke Pulau Bawean sangat diharapkan warga Bawean. Baik dalam cuaca laut buruk dan cuaca laut normal. Sehingga keberadaan pesawat perintis itu sangat diperlukan masyarakat.

"Semoga segera ada pesawat lagi yang melayani penerbangan ke Pulau Bawean," katanya kepada Tribunjatim.com.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik Nanang Setiawan mengatakan bahwa penerbangan ke Pulau Bawean belum beroperasi.

"Karena masi dalam proses lelang maskapai di Jakarta," kata Nanang kepada Tribunjatim.com.

Raffi Ahmad Cerita Pengalaman Kerja Bareng Sule untuk FTV: Artis Paling Mahal Minta Dibayar Cash

PNS Malang yang Kedapatan Hina Pancasila Disanksi Tak Naik Pangkat Hingga 3 Tahun

La Nyalla akan Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi-Maruf Amin di Magetan, Optimistis Menang 70 Persen

Sementara terkait penyeberangan melalui jalur laut, Dishub Kabupaten Gresik berusaha mencari pengganti.
"Untuk kapal besar bila kondisi mengharuskan akan dicarikan deviasi jalur ke Bawean," imbuhnya. (Sugiyono/TribunJatim.com).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved