Uang Habis Ikut Bisnis Jaringan, 4 Pemuda Punk Ini Sambung Hidup Dengan Mengamen di Kediri

Uang Habis Ikut Bisnis Jaringan, 4 Pemuda Punk Ini Sambung Hidup Dengan Mengamen di Kediri.

Uang Habis Ikut Bisnis Jaringan, 4 Pemuda Punk Ini Sambung Hidup Dengan Mengamen di Kediri
SURYA/DIDIK MASHUDI
Tiga dari empat pemuda yang mengamen diamankan petugas di Kantor Satpol PP Kota Kediri, Rabu (23/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Maksud hati ikut bisnis berjaringan yang berpusat di Kediri, namun 4 pemuda ini malah terlantar di Kota Kediri dan bertahan hidup dengan mengamen.

Karena mengamen di simpang empat Jl Kawi, para pemuda ini diamankan Satpol PP Kota Kediri, Selasa (22/1/2019) malam.

Keberadaan empat pemuda ini berawal dari pengaduan masyarakat, ada pemuda dengan dandanan pakaian ala punk mengamen di jalanan.

Menindaklanjuti pengaduan, petugas selanjutnya mendatangi lokasi.

Bekuk Tiga Pengedar Narkoba di Kediri, Polsek Pesantren Amankan 12.150 Pil Dobel L

Saat petugas datang, sebagian ada yang berusaha melarikan diri.

Namun dengan persuasif petugas akhirnya dapat membawa mereka ke kantor Satpol PP Kota Kediri.

Dari hasil pendataan, para pemuda ini seluruhnya dari luar kota mengaku merantau ke Kota Kediri karena ikut bisnis berjaringan yang berpusat di daerah Semen, Kabupaten Kediri.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi TribunJatim.com menjelaskan, keempat pemuda ini mengaku ikut bisnis berjaringan dengan membayar masing-masing antara Rp 8 juta sampai Rp 9 juta.

Empat Panti Pijat Digerebek Polda Sudah Diincar Satpol PP Kediri

Namun meski sudah lama ikut bisnis berjaringan, belum mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

"Memang ironis, ke-4 pemuda ini ikut jaringan dan sudah membayar jutaan akhirnya terlantar dan mengamen," jelasnya.

Alasan mereka mengamen untuk mencukupi kebutuhan hidup, membayar kos dan makan selama mengikuti bisnis berjaringan.

"Pengakuannya sudah melakukan transaksi, tapi belum membuahkan hasil," tambahnya.

Untuk penanganan ke-4 pemuda ini, petugas Satpol PP bakal berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendapatkan solusi yang terbaik.

Empat pemuda yang diamankan petugas masing-masing Aris Noviyanto (22) warga Desa Tapen, Kecamatan/Kabupaten Grobogan, Jateng.

Kemudian Yudi (19) warga Desa Kayen, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Chandra Eka Putra (19) warga Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro serta M Rizki Fadilah warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved