Polresta Kediri Gerebek Home Industri Pelezat Makanan

Jajaran Satreskrim Polresta Kediri menggrebek rumah di Jalan Raung, Kota Kediri yang dijadikan tempat home industri untuk memalsukan merk produk bumb

Polresta Kediri Gerebek Home Industri Pelezat Makanan
(Surya/Didik Mashudi)
Polisi mengangkat barang bukti pemalsuan merk dagang dari produk makanan home industri di Jl Raung, Kota Kediri, Kamis (24/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Jajaran Satreskrim Polresta Kediri menggrebek rumah di Jalan Raung, Kota Kediri yang dijadikan tempat home industri untuk memalsukan merk produk bumbu masakan dan pelezat makanan, Kamis (24/1/2019).

Dari tempat kejadian perkara diamankan ribuan botol dan bungkus produk bumbu masak dan pelezat makanan. Diduga pelakunya telah memalsukan merk produk yang lebih dahulu diproduksi.

Home industri ini disamarkan layaknya rumah hunian biasa sehingga tidak banyak yang mengira menjadi lokasi produksi bumbu olahan.

Namun saat petugas masuk ke dalam rumah menemukan ratusan kardus berisi produk yang dipalsukan.

Tempat untuk memproduksi berada di sejumlah bilik kamar. Termasuk barang hasil produksinya disimpan di dalam kamar.

Irish Bella dan Ammar Zoni Pemotretan Bertemakan Berburu dan Princess, Bukan untuk Pre-Wedding

Ayam Seharga Motor, Pencuri Ayam di Lumajang Hanya Jual Rp 100 Ribu

Patung Bung Karno yang Jadi Polemik di Blitar Kena Denda Rp 78 Juta

Beberapa produk yang dibuat seperti saus tomat, tepung, kecap, abon, minyak wijen, sele nanas dan saus raja rasa yang biasa dipakai bumbu nasi goreng. Namun produk yang dibuat diduga memalsukan merk.

Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Andy PM saat dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya masih meminta waktu untuk mendata seluruh barang bukti yang telah diamankan dari TKP.

Namun ditegaskan, polisi telah melakukan tindakan hukum terhadap home industri yang memproduksi bumbu makanan secara ilegal.

"Maaf dulur-dulur semua untuk data kasus yang tadi baru kita lakukan tindakan hukum mohon sabar dulu. Kami masih bolak balik angkut barang buktinya ke kantor," jelasnya.

Jika pendataan sudah dapat diselesaikan bakal disampaikan kepada awak media.

"Mohon sabar dulu," ungkapnya.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved