Kantor Pos Madiun Tunda Pengiriman Tiga Karung Tabloid Indonesia Barokah ke Tiga Kabupaten

Masing-masing karung berukuran seberat 15 kilogram itu akan dikirim ke tiga kabupaten, Kabupaten Madiun, Magetan dan Ngawi.

Kantor Pos Madiun Tunda Pengiriman Tiga Karung Tabloid Indonesia Barokah ke Tiga Kabupaten
(dokumentasi Bawaslu Kabupaten Madiun)
Petugas Panwascam mengamankan Tabloid Indonesia Barokah dari pengurus masjid. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sebanyak tiga karung berisi Tabloid Indonesia Barokah dikirim ke Kantor Pos Madiun melalui Sentral Pengolahan Pos (SPP) Surabaya, sejak Senin (21/1/2019) lalu.

Masing-masing karung berukuran seberat 15 kilogram itu akan dikirim ke tiga kabupaten, Kabupaten Madiun, Magetan dan Ngawi.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Kantor Pos Madiun, Abudlah, Jumat (25/1/2019).

57 Tabloid Indonesia Barokah Dikirim ke Sejumlah Masjid di Wilayah Tulungagung

Video Mesumnya Tersebar di Media Sosial, Pelajar di Madiun Alami Trauma, Dinsos Beri Pendampingan

"Ada tiga karung, untuk dikirim ke Magetan, Ngawi, dan Kabupaten Madiun. Hari Senin sampai di Kantor Pos Madiun, " katanya.

Dia menuturkan, saat ini paket yang dikirim oleh Redaksi Tabloid Indonesia Barokah, yang beralamat di Pondok Melati, Bekasi itu sudah didistribusikan ke masing-masing kabupaten, dan sebagian besar sudah dikirim di tiap masjid di masing-masing kecamatan.

Setelah ramai di pemberitaan, bahwa Tabloid Indonesia Barokah menjadi polemik di masyarakat, pihaknya meminta masing-masing cabang kantor pos di daerah untuk menunda pengiriman.

Berangkatkan Peserta KKN Unmer Madiun 2019, Bupati Kaji Mbing Ceritakan Kisah Nabi Ibrahim dan Katak

"Kemarin, Kamis (24/1/2019) kami minta untuk pending dulu sementara," katanya.

Bawaslu Kota Madiun bersama petugas kepolisian dari Polres Madiun Kota kemudian memeriksa Kantor Pos Madiun, untuk mengecek apakah ada pengiriman Tabloid Barokah Indonesia.

"Kami diminta untuk mengecek ke Kantor Pos di masing-masing daerah. Apakah ada distribusi tabloid tersebut. Menurut Wakil Kepala Kantor Pos Madiun, memang ada tabloid, dikirim Senin," kata Ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko.

Ponpes Di Madiun Dapat Kiriman Tabloid Indonesia Barokah, Belum Dibaca Sudah Disita Polisi

Insiden Mikrofon saat Pidato di Seoul Music Awards ke-28 Viral, Eunha GFRIEND Ungkap Perasaannya

Dia menambahkan, sesuai instruksi dari Bawaslu RI dan Bawaslu Jatim, mengimbau agar tabloid yang belum dikirim jangan dikirim dulu, sebab di masyarakat sudah terjadi polemik.

"Sementara yang belum terkirim mohon jangan dikirim dulu, karena di masyatakat sudah terjadi polemik," katanya.

Ketika ditanya, mengenai isi dari tabloid tersebut, Kokok mengaku belum dapat mengidentifikasi apakah termasuk penyebaran hoax atau kampanye hitam.

"Kami yang ada di daerah nggak sampai ke sana, kami juga belum mendapatkan, meski di Kantor Pos ada tapi kami tidak berani membuka," imbuhnya. (Surya/Rahardian Bagus)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved