Penjualan Sepeda Motor Honda di Jawa Timur Tumbuh 11,1 Persen Sepanjang Tahun 2018

Penjualan sepeda motor di Jawa Timur sepanjang 2018 masih meraih capaian yang positif.

Penjualan Sepeda Motor Honda di Jawa Timur Tumbuh 11,1 Persen Sepanjang Tahun 2018
AHM via Tribun Lampung
All New Honda BeAT eSP. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penjualan sepeda motor di Jawa Timur sepanjang 2018 masih meraih capaian yang positif.

Hal ini didukung lantaran kondisi sektor pertanian yang cukup membaik.

Sepanjang 2018, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), dealer sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT mencatatkan penjualan ritel sebanyak 925 ribu unit.

Manajer Penjualan Dealer Honda Pratama Metropolis: Pasar Otomotif Lesu, Penjualan Roda Dua Menurun

Varian Honda Beat dan Vario masih menjadi penopang penjualan MPM dengan porsi 89 persen, disusul skutik 4 persen dan sport 7 persen.

"Secara keseluruhan, market sepeda motor masih tumbuh 11 persen. Sementara, penjualan Honda sendiri tumbuh lebih sedikit dari market secara keseluruhan, yakni 11,1 persen," terang Presiden Direktur MPM, Suwito saat update market di Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Jumat (25/1/2019).

Presiden Direktur MPM, Suwito saat update market di Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Jumat (25/1/2019).
Presiden Direktur MPM, Suwito saat update market di Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Jumat (25/1/2019). (TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI)

Dia mengatakan, pencapaian penjualan di tahun 2018 dinilai lebih baik dibandingkan kondisi empat tahun silam secara berturut-turut.

Dua Debt Collector yang Rampas Paksa Motor Kreditur Dibekuk Polrestabes Surabaya

OPPO Mulai Gencar Bangun Ekosistem Pengisi Daya Cepat SuperVOOC Pada Perangkatnya, Apa Kelebihannya?

Pasalnya sejak 2014 hingga 2017, pasar kendaraan roda dua cukup berat, bahkan hasilnya minus lantaran demand (permintaan) yang cukup merosot.

"2018 ini hasilnya cukup bagus. Ini karena ditunjang sektor pertanian seperti hasil panen yang cukup bagus. Lalu, harga komoditas juga membaik seperti padi, tembakau, dan jagung," terangnya.

Selain sektor pertanian, Suwito menyebut sektor peternakan dan perikanan juga menjadi satu di antara faktor yang membuat penjualan sepeda motor Honda di tahun 2018 tumbuh.

Daihatsu Sudah Terapkan Standar Emisi Euro IV pada Kendaraan Penumpangnya sejak Oktober 2018

Bentuk hingga Fungsinya Sekilas Hampir Sama, Pilih New Avanza atau New Veloz 2019?

"Di 2017, market share Honda 87,7 persen. Nah, 2018 lalu Honda berhasil meraih market share di Jatim 87,9 persen. Ini meski tumbuh sedikit tapi cukup membanggakan hasilnya karena juga didukung program leasing dari pihak finance," terangnya.

Suwito menambahkan, melihat capaian di tahun 2018, pihaknya cukup optimistis memasang target penjualan naik sekitar 2-3 persen di 2019 ini.

"Meski ada momen politik, kami tidak khawatir. Kami optimistis penjualan bisa tumbuh karena kami awal tahun ini juga akan mengeluarkan produk baru, baik perubahan kecil maupun besar untuk menggairahkan konsumen," imbuhnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved