Panen Raya, Pemkab Banyuwangi Membuat Program Sedekah Buah Naga

Hasil panen yang belum terserap pasar dibeli oleh BPP se-Banyuwangi dengan harga di atas pasar, dan dibagikan ke panti asuhan.

Panen Raya, Pemkab Banyuwangi Membuat Program Sedekah Buah Naga
SURYA/HAORRAHMAN
Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Banyuwangi membuat program sedekah buah naga, Sabtu (26/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Untuk menstabilkan harga di tengah puncak panen buah naga, setelah difasilitasi Kementerian Pertanian mendapatkan kontrak pembelian dalam jumlah besar di atas harga pasar untuk petani, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Banyuwangi membuat program sedekah buah naga.

Hasil panen yang belum terserap pasar dibeli oleh BPP se-Banyuwangi dengan harga di atas pasar, dan dibagikan ke panti asuhan serta masyarakat tak mampu.

"Untuk menyerap sebagian hasil panen, kami (melalui BPP) beli buah naga dari petani. Kemudian, kita sedekahkan ke panti asuhan maupun masyarakat yang tak mampu. Sekaligus bagian dari menjaga kesehatan masyarakat, karena buah naga punya banyak manfaat bagi tubuh kita," ungkap Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan, Sabtu (26/1/2019).

Wakil Konjen Australia Jajaki Kerja Sama Jalur Evakuasi Bencana dengan Banyuwangi

Sambutan Hangat Stay Membuat Member STRAY KIDS Merasa Indonesia seperti Rumah Sendiri

Dalam sehari, ada 400 kilogram buah naga yang dibeli oleh BPP langsung ke petani dan langsung dibagikan ke sejumlah pihak, seperti panti asuhan Budi Mulia dan lain sebagainya.

"Jika dilihat jumlahnya memang belum seberapa. Tapi, ini upaya jangka pendek yang secara pararel kita ikuti dengan langkah jangka menengah dan panjang seperti pengaturan kembali lahan buah naga, pengembangan buah naga organik yang lebih stabil harganya, sampai peningkatan usaha olahan buah," kata Arief.

Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian juga terus mendorong kontrak-kontrak pembelian baru dalam skala besar bagi petani buah naga Banyuwangi.

PT KAI Daop 9 Jember Waspadai 18 Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalur Kereta Api

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

Sebagian besar kontrak didapatkan dari pedagang atau perusahaan asal Jakarta.

Dengan terbukanya pasar baru tersebut, imbuh Arief, dapat mengerek harga di pasaran.

Per 24 Januari 2019, kiriman buah naga ke Jakarta dan Surabaya telah mencapai 15.000 kilogram sejak ada kontrak pembelian pada 21 Januari lalu.

Rata-rata per hari dikirim 5 hingga 6 ribu kilogram.

Banyuwangi Lanjutkan Program Rekening Uang Saku Tiap Hari untuk Pelajar SD hingga SMA Sederajat

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved