KemenPAN-RB Visitasi ke Sekolah Pilot Banyuwangi, Percepat Proses Menuju Akademi

Kemenristek Dikti melakukan visitasi ke sekolah pilot, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi, kini giliran tim Kementerian

KemenPAN-RB Visitasi ke Sekolah Pilot Banyuwangi, Percepat Proses Menuju Akademi
SURYA/HAORRAHMAN
Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melakukan visitasi ke sekolah pilot, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Setelah Kemenristek Dikti melakukan visitasi ke sekolah pilot, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi, kini giliran tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melakukan hal serua.

Visitasi ini dalam rangka percepatan proses BP3 menjadi akademi. Tim KemenPAN-RB dipimpin oleh Ir. Hastori, Asisten Deputi Assessment dan Koordinasi Pelaksana Kebijakan.

Turut hadir pula dalam visitasi tersebut beberapa Pejabat dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Udara, Biro Kepegawaian, Biro Hukum, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Udara.

"Kunjungan kami ke BP3 Banyuwangi dalam rangka proses persetujuan perubahan status dari balai menuju akademi," kata Hastori kepada Tribunjatim.com.

Visitasi ini merupakan tindak lanjut dari visitasi yang dilakukan Kemenristek Dikti, pada Agustus 2018 lalu. Dari hasil evaluasi Kemenristek Dikti, menyatakan persetujuanya dalam pendirian Akademi Penerbang Indonesia (API) di Banyuwangi yang tertuang pada surat nomor 1219/KPT/I/2018.

Dalam visitasi kali ini meliputi paparan profil BP3, dan survey kebutuhan pendidikan dan pelatihan, serta sumber daya manusia.

Mal Pelayanan Publik Sidoarjo Belum Siapkan Layanan Sampai Malam

Mobil yang Tercebur ke Sungai Brantas Tulungagung Ditemukan, Petugas Evakuasi Tiga Korban

Hasil Undian Ronde Kelima Piala FA 2018-2019 Mempertemukan Chelsea dan Manchester United

Hastori mengatakan, dalam perubahan status menuju akademi, selain materi pendidikan, yang harus disiapkan adalah menyiapkan mental para taruna agar mampu bersaing di dunia penerbangan.

"Kebutuhan pilot dunia saat ini yang terus meningkat. Dengan berkembangnya BP3 menjadi akademi akan mendukung pertumbuhan transportasi khususnya sektor udara tanah air yang saat ini berkembang cukup signifikan," kata Hastori kepada Tribunjatim.com.

Dengan berubahnya BP3B menjadi akademi maka bertambah pula program studi yang ada nantinya yaitu, program studi Penerbang Sayap Tetap Program Diploma Tiga, dan juga program studi Operasi Pesawat Udara Program Studi Diploma Tiga.

Hingga kini BP3 telah berhasil melulusakan sekitar 250 penerbang. Banyak alumni telah bekerja di beberapa maskapai penerbangan maupun instansi-instansi pemerintahan terkait. (haorrahman/TribunJatim.com).

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved