Lemot, Kinerja PDAM Disorot DPRD Kabupaten Pasuruan

Kinerja PDAM Kabupaten Pasuruan disorot Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan.

Lemot, Kinerja PDAM Disorot DPRD Kabupaten Pasuruan
TribunJatim/ Galih Lintartika
Proyek umbulan yang akan mulai digarap. 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kinerja PDAM Kabupaten Pasuruan disorot Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan.

PDAM Kabupaten Pasuruan dianggap tak serius dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan di Kabupaten Pasuruan.

Andre Wahyudi,seorang anggota DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan PDAM itu lemot. Kata dia, hingga hari ini, pimpinan PDAM dan jajarannya belum memberikan rancangan atau draft kerja yang akan dilakukan di tahun 2019 ini.

"Belum ada draft rencana kerja jangka pendek, menengah dan panjang yang masuk ke dewan. Saya kira, ini bukan sikap yang baik dan tidak menunjukkan optimisme untuk memberikan pelayanan yang baik untuk pelanggan," katanya, Selasa (29/1/2019) siang.

Ia pun menjelaskan, seharusnya, PDAM sudah harus memberikan susunan rencana kerjanya sekarang. Jadi, DPRD ini tahu apa yang akan dilakukannya sekarang, mendatang dan nanti di kemudian hari.

"Tidak ada paparan program kerja dari direkturnya. Kami tunggu juga beluk hadir. Dua kali rapat, alasannya selalu masih disusun dan dirancang. Tapi tidak jadi - jadi sampai sekarang. Jadi saya sebut PDAM itu lemot , kurang gerak cepat," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Menurut Politisi dari PDIP.ini, rancangan kerja ini perlu dipaparkan.Ini berkaitan dengan apa yang akan dilakukan PDAM dan DPRD Kabupaten Pasuruan. Minimal, jika DRPD mengerti program kerjanya , maka bisa disinergikan bersama - sama.

"Ngomong soal air bakunya, berapa target pelanggannya , bagaimana perluasan jaringan untuk mencukupi pelanggannya dan sejauh mana orang sudah menggunakan air PDAM. Sudah masuk daerah industri apa belum, dan sejenisnya. Belum ada komunikasi sama sekali," urainya kepada Tribunjatim.com.

Raffi Ahmad Kesal Sepatu Rp 15 Juta Miliknya Akan di-Giveaway Baim Wong, Nagita Ikut Kaget dan Gemas

BREAKING NEWS: Riri Febrianti Datangi Polda Jatim Bersama 2 Wanita Lainnya Soal Prostitusi Artis

Batal Hadir, Rhoma Irama KW 2 Gantikan Raja Dangdut Diacara PAN Lamongan

Dalam jangka waktu dekat, ia mengaku akan memanggil pihak PDAM ini. Ia menyebut, pemanggilan itu terkait dengan apa yang akan dikerjakan PDAM dalam tahun ini. Ia tidak ingin, telat perencanaan akan berpengaruh pada penganggaran dan akan berdampak pada menurunnya pelayanan.

Sementara itu, di sisi lain banyak pelanggan PDAM yang mengeluhkan kondisi air bau dan keruh. Beberapa minggu terakhir ini, warga Perum Gempol Citra Asri, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan terkena imbasnya.

"Air PDAM sejak seminggu lalu berbau, kayak bau bangkai begitu. Terus dua hari ini malah airnya keruh ada kotoran kayak lumut warna hitam begitu," kata Vita salah satu warga yang tinggal di Blok M, Gempol Citra Asri, Pasuruan.

Vita menambahkan, jika sejak beberapa hari ini dia tak berani memakai air PDAM untuk mancuci pakaian karena berbau. Kalaupun hendak dipakai untuk mencuci pakaian atau untuk mandi, air harus diendapkan dalam beberapa waktu agar jernih.

"Jika tidak diendapkan atau langsung dipakai untuk mencuci, maka warna pakaian jelas tambah kotor atau kusam. Tak hanya berpengaruh untuk pakaian jika dipakai untuk mencuci, kondisi bak kamar mandi juga cepat kotor," imbuh ibu anak tiga ini. (lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved