Survei Colliers International: Pasar Pusat Perbelanjaan di Surabaya Masih Meningkat & Jadi Destinasi

Lembaga survei properti, Colliers International mengungkapkan tren pasar pusat perbelanjaan di Surabaya masih terus meningkat.

Survei Colliers International: Pasar Pusat Perbelanjaan di Surabaya Masih Meningkat & Jadi Destinasi
TRIBUNJATIM.COM/TRIANA KUSUMANINGRUM
Ilustrasi mall - Pedro di Pakuwon Mall Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  Lembaga survei properti, Colliers International mengungkapkan tren pasar pusat perbelanjaan di Surabaya masih terus meningkat.

Dari segi suplai atau pasok, ada penambahan ruang ritel sebanyak 150 ribu meter persegi dalam tiga tahun mendatang. sehingga pada 2021 mendatang jumlah pasok naik 13,7 persen dibandingkan 2018.

Senior Associate Director Colliers International, Ferry Salanto mengatakan, total penambahan itu berasal dari lima pusat perbelanjaan yang tersebar di Surabaya.

"Sektor ritel ini lebih sehat dari sisi pasok jika dibandingkan apartemen atau perkantoran. Karena mall masih menjadi destinasi untuk orang-orang di Surabaya," katanya saat Press Luncheon Colliers di Four Points Tunjungan Plaza Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Ingin Sewa atau Beli Gedung untuk Kantor di Surabaya? Simak Rata-rata Harganya

Menurut Ferry, pemenuhan gaya hidup menjadi alasan orang datang ke mall seperti makan, minum, belanja dan hiburan (rekreasi).

"Dari segi segmen, kaum millennial masih akan jadi segmen pasar potensial. Mall dengan toko yang bisa selaras dengan 
permintaan millennial akan lebih diterima," tuturnya.

Cara memajang dan jenis barang yang dijual ini, lanjut Ferry, akan menjadi faktor penarik bagi para pengunjung selain pengadaan potongan harga.

"Pemilik properti juga sudah mulai melakukan pembaharuan baik dari sisi gedung, komposisi penyewa dan fasilitas di 
dalam mall agar dapat menarik lebih banyak pengunjung terutama kaum milenial. Seperti kenyamanan parkir, kebersihan toilet dan keberadaan mushola," tambahnya.

Baznas Rilis Film Layar Lebar Iman di Pangkuan Sang Fakir, Kampanye Kepedulian terhadap Kemiskinan

Sementara itu, Ferry menambahkan, dari sisi penyewa, selain menambah komposisi penyewa F&B, produk busana dan bioskop masih menjadi penyewa yang dapat menarik banyak pengunjung ke mall.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi menambahkan, pertumbuhan pusat perbelanjaan tahun ini masih akan didominasi oleh proyek extention dari mall-mall yang sudah ada sebelumnya.

Seperti perluasan East Coast Center (ECC) 2 yang rencananya akan mulai beroperasi pada akhir 2019, perluasan Pakuwon Mall 3 yang rencananya akan mulai beroperasi pada September 2019, serta perluasan Galaxy Mall 3 yang rencananya akan mulai beroperasi pada Februari 2019.

"Di luar proyek-proyek tersebut masih ada perluasan Ciputra World 2. Namun masih akan beroperasi pada 2020 mendatang," imbuhnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved