Kembangkan Komersial Area Surabaya Utara Sambil Menunggu Gairah Konsumen Rumah Tapak

Pengembang perumahan Grand Kenjeran, di kawasan Surabaya Utara, PT Babatan Kusuma Jaya, memilih agresif menawarkan produk properti komersial area di

Kembangkan Komersial Area Surabaya Utara Sambil Menunggu Gairah Konsumen Rumah Tapak
sri handi lestari/surya
Ivana Tantoyo, Marketing Director PT Babatan Kusuma Jaya, saat mengenalkan areal kuliner yang dikembangkan sambil menunggu pasar properti rumah tapak. 

 TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - Pengembang perumahan Grand Kenjeran, di kawasan Surabaya Utara, PT Babatan Kusuma Jaya, memilih agresif menawarkan produk properti komersial area di tahun 2019 ini.

Setelah respon pasar pada produk rumah tapak yang mereka launching pada Agustus 2018 lalu, masih belum menggairahkan.

"Produk rumah tapak kami di kluster Pinewood, dari 100 unit yang kami launching Agustus 2018 lalu, sudah laku 40 unit. Targetnya tahun ini sold out. Sambil menunggu sold out rumah, kami kembangkan dan tawarkan produk di komersial area ini," jelas Ivana Tantoyo, Marketing Director PT Babatan Kusuma Jaya, Rabu (30/1/2019).

Area komersial yang ditawarkan adalah areal di pintu masuk perumahan Grand Kenjeran dari arah Jalan Raya Kenjeran.

Sebelum masuk ke kluster-kluster pemukiman, areal komersial berupa rumah toko (ruko) satu lantai yang kemudian disewakan.

"Jadi ruko ini saya kembangkan untuk area komersial. Mulai Januari ini sudah masuk tenant toko roti, kopi, restauran makanan berat berupa penyetan jos, dan sebagai tenant ikon, Kota Tua dengan 10 stan gerobak makanan khas Surabaya," jelas Ivana kepada Tribunjatim.com.

Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-24, Liverpool dan Chelsea Gagal Mendulang Tiga Poin

Vanessa Angel Dievakuasi Kursi Roda Saat Tiba di RS Bhayangkara Surabaya

Atalanta Vs Juventus, Nyonya Tua Dibantai 0-3, Atalanta Lolos ke Semifinal Coppa Italia

Total ada sekitar 16 unit ruko satu lantai. Sementara di lantai dua, disiapkan sebagai ruang multi function yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan atau kegiatan mini bazar dan sejenisnya.

Untuk pengembangan rumah tapak baru, maupun menyiapkan bangunan high rise di stok lahan yang masih 30 hektar, PT Babatan Kusuma Jaya masih akan menahan dulu.

"Paling cepat tahun 2020 baru akan kami kembangkan. Tahun ini pasar masih lesu, masih wait and see," tambah Rocky Tanudjaja, Direktur Operasional PT Babatan Kusuma Jaya.

Bahkan kluster Pinewood yang disiapkan ada 200 unit rumah tapak tiga lantai dengan harga mulai Rp 3 miliar itu, masih dibuka 50 persen. Menurut Rocky, pihaknya masih berkonsentrasi untuk menghabiskan 100 unit dulu, yang saat ini telah terjual 40 unit.

"Selain itu di tahun ini kami siapkan pembangunan marketing galery dan ballroom Grand Kenjeran, yang berada satu akses dengan area komersial ini," ungkap Rocky.

Kedepannya, Rocky menyebutkan pihaknya juga akan membangun area komersial di ujung perumahan yang tembus di Jalan Raya Merr Ir Soekarno.

"Bersamaan dengan pengembangan kluster-kluster perumahan lainnya, tapi paling cepat akan kami mulai di tahun 2020 mendatang," tandas Rocky.(Sri Handi lestari/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved