Mengaku Punya Dukun, Pelaku dari Bangkalan Ini Perdayai PNS,Minta Kirim Uang Rp 740 Juta Demi Mantra

Mengaku Punya Dukun, Pelaku dari Bangkalan Ini Perdayai PNS,Minta Kirim Uang Rp 740 Juta Demi Mantra.

Mengaku Punya Dukun, Pelaku dari Bangkalan Ini Perdayai PNS,Minta Kirim Uang Rp 740 Juta Demi Mantra
SURYA/AHMAD FAISOL
Polsek Klampis menangkap Nasurah (43) warga Desa Prancak Kecamatan Sepulu atas kasus penipuan dengan modus pesugihan. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Yuli Astutik (40), warga Desa Bator Kecamatan Klampis mengalami kerugian hingga Rp 740 juta karena ulah Nasurah (43), warga Desa Prancak Kecamatan Sepulu.

Nasurah akhirnya dilaporkan atas kasus penipuan dengan modus memiliki teman seorang dukun asal Kalimantan.

Ia menghasut dengan tujuan mengeruk materi korban sejak tahun 2013 hingga 2018.

BREAKING NEWS - Kades di Bangkalan Ditangkap Bawa Sabu-sabu dan Simpan Bersenjata Api

Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP MW Santoso mengungkapkan, tersangka Nasurah akhirnya dibekuk Unit Polsek Klampis, Senin (28/1/2019).

"Dukun yang disebut Dukun Dayak Iban itu fiktif. Dukun itu tidak pernah ada," ungkap Santoso, Kamis (31/1/2019).

Pertemuan tersangka dan korban Yuli terjadi pada tahun 2013. Yuli terpengaruh hasutan tersangka lantaran dukun 'Dayak Iban' itu disebut mampu mendatangkan rezeki.

Korban lantas dimintai uang senilai Rp 6 juta dengan alasan mahar.

Kades Patemon Bangkalan Miliki Sabu dan Senpi, Bupati Bangkalan Bakal Siapkan Sanksi

Tersangka lantas menawarkan seperangkat alat minangan yang dapat mendatangkan rezeki.

"Korban diminta menebus seperangkat minangan dan sejumlah uang setiap 3 bulan. Mulai Rp 5 juta sampai Rp 7 juta," jelas Santoso.

Ia memaparkan, permintaan uang setiap tiga bulan itu dimaksudkan untuk menyempuh dan memperbaharui mantra.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved