Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dan Kelompok Tani Desa Bago Blora Panen Perdana Padi Organik

PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama Kelompok Tani Bina Alam Sri di Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah,

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dan Kelompok Tani Desa Bago Blora Panen Perdana Padi Organik
istimewa
Kegiatan panen perdana Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama kelompok tani Desa Bajo, Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama Kelompok Tani Bina Alam Sri di Desa Bajo Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah,  Selasa (29/1/19), menggelar panen perdana sawah padi organik.

Kegiatan itu digelar bersama PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, karena perusahaan hulu minyak dan gas bumi ini yang memberikan pendanaan dan pendampingan pada para petani tersebut.

Agus Amperianto, General Manager PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, mengatakan, pendanaan dan pendampingan bagi kelompok tani yang menanam padi organik ini merupakan bagian dari salah satu kegiatan CSR (Corporation Social Responsible) perusahaan.

"Jadi CSR kami berikan pada pertengahan tahun lalu kepada kelompok petani berupa modal dan kemudian pendampingan untuk menanam padi organik," jelas Agus dalam rilis yang diterima Rabu (30/1/2019) malam.

Program CSR itu disebut dengan program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB). Terdiri atas kegiatan budidaya padi SRI organik, sayuran organik dan tanaman obat keluarga (toga) sebagai alternatif pengobatan.

Ramalan Kesehatan dan Karier Zodiak Kamis, 31 Januari 2019: Diet Pisces Sukses, Virgo Ogah Patungan!

Golkar Blitar Calonkan Eks Napi Koruptor, Pengurus Jatim: Kami Kecolongan

Atalanta Vs Juventus, Massimiliano Allegri Mengaku Sempat Diusir Wasit saat Juventus Tertinggal 0-2

BREAKING NEWS - Kades di Bangkalan Ditangkap Bawa Sabu-sabu dan Simpan Bersenjata Api

Vanessa Angel Dievakuasi Kursi Roda Saat Tiba di RS Bhayangkara Surabaya

Dengan program PSRLB ini, targetnya adalah peningkatan ekonomi masyarakat di desa Bank bisa lebih maksimal. Selain para petani padi di sawah, manfaat juga didapat dari warga masyarakat dengan memanfaatkan lahan pekarangannya dalam menanam sayur organik dan toga.

"Kami berharap dengan adanya program CSR ini dapat meningkatkan pendapatan dengan penghematan biaya dan meningkatkan kemandirian. Konsep organik dapat diterapkan dan bahan-bahannya juga mudah ditemukan," ungkap Agus.

Sebelumnya di bulan Juli 2018, Pertamina memberikan pelatihan PSRLB kepada 47 orang peserta dari Desa Bajo selama 4 hari. Sampai saat ini pendampingan masih intens dilakukan.

Salah satu sistim yang digunakan oleh kelompok tani ini adalah konsep organik dengan praktek tanam tunggal.

Kemudian membuat kompos organik, mikro organisme lokal (mol), sampai pada pengobatan herbal untuk keluarga.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved