Rencana Penerapan Bagasi Berbayar, Bakal Picu Agen Travel Naikkan Paket Wisata Hingga 50 Persen

Rencana Penerapan Bagasi Berbayar, Bakal Picu Agen Travel Naikkan Paket Wisata Hingga 50 Persen.

Rencana Penerapan Bagasi Berbayar, Bakal Picu Agen Travel Naikkan Paket Wisata Hingga 50 Persen
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Suasana pertemuan Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies ( Asita) Jawa Timur dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, Selasa (9/10/2018) di NTB. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rencana penerapan bagasi berbayar pada angkutan udara, memicu para travel agen menaikkan harga paket wisata berkisar 30 persen sampai 50 persen.

Ketua Dewan Tata Krama (Depeta) ASITA Jatim, Nanik Sutaningtyas menjelaskan, pasalnya separuh dari harga paket wisata tersebut didominasi biaya transportasi yang menjadi andalan pariwisata.

"Penerapan bagasi yang tak lagi gratis ini membuat banyak pelanggan kecewa terutama mereka yang ingin berwisata jarak jauh, seperti Surabaya ke Medan transit Jakarta," katanya, Kamis (31/1/2019).

Penerapan Tarif Bagasi Ditunda, Komisi V DPR RI : Tunggu Hingga Ada Hasil Kajian Dari Kemenhub RI

Sebab, kata dia, tarif bagasi terhitung sebanyak dua kali.

Pertama dibayar saat perjalanan Surabaya-Jakarta, kedua Jakarta-Medan.

"Nah, tarif bagasi ini bisa lebih mahal dari pada harga tiket pesawat Surabaya-Medan sehingga dampak yang paling signifikan ialah paket wisata tujuan jarak jauh lebih sulit dijual," tuturnya.

Jelang Pengenaan Bagasi Berbayar oleh Citilink, Begini Tanggapan Penumpang di Bandara Juanda

Ia mengatakan, sebaiknya pemerintah segera membuat regulasi terkait penerapan bagasi tersebut agar sektor bisnis pariwisata termasuk travel agen tidak terpuruk.

"Karena kalau tidak, bisa kalah bersaing dengan travel agen luar negeri yang mana harga paket wisatanya jauh lebih murah dengan domestik. Jangan biarkan pariwisata terpuruk," imbuhnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved