Rumah Pencipta 'Hymne Guru' Dijual, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun Lakukan ini

Kabar rencana rumah pencipta lagu 'Hymne Guru', Sartono, yang akan dijual, mendapat perhatian dari Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun

Rumah Pencipta 'Hymne Guru' Dijual, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun Lakukan ini
(Surya/Rahadian bagus)
Istri almarhum Sartono, Damijati saat melakukan video call dengan Inda Raya. 

 TRIBUNJATIM.COM,MADIUN - Kabar rencana rumah pencipta lagu 'Hymne Guru', Sartono, yang akan dijual, mendapat perhatian dari Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya.

Keduanya, menyatakan akan membantu mencari solusi atas masalah yang kini dialami oleh istri almarhum Sartono, Ignatia Damijati (68).

Diberitakan sebelumnya, rumah milik keluarga Sartono di Jalan Halmahera no 98, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, akan dijual. Padahal, di rumah tersebut tinggal istrinya, Ignatia Damijati, dan anak angkatnya Ratno.

Rumah berdinding kayu dengan luas 15 meter X 8 meter ini rencananya akan dijual oleh keluarga besar Sartono, sejak Juni 2018, lalu.

Di rumah inilah, Sartono menciptakan lagu 'Hymne Guru' yang selalu dinyanyikan pada saat peringatan Hari Guru.

Dikonfirmasi, Kamis (31/1/2019), Wali Kota Madiun terpilih, Maidi, mengaku akan mencari informasi lebih lanjut mengenai kabar dijualnya rumah milik Sartono. Termasuk, untuk mengetahui berapa harga jual rumah tersebut.

Rumah Bersejarah Pencipta Lagu Hymne Guru di Madiun Ini Bakal Dijual, Istrinya Bingung Pindah Rumah

Vanessa Angel Sakit dan Dilarikan ke RS, Tak Ditemani Orang Tua, Ternyata Ini yang Dilakukan Ayahnya

Atalanta Vs Juventus, Nyonya Tua Dibantai 0-3, Atalanta Lolos ke Semifinal Coppa Italia

"Belum ketemu (keluarga Sartono), minta berapa. Saya lihat dulu, dijual berapa mintanya. Kan harus ketemu dulu, setelah itu baru ada wawasan," kata mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun ini kepada Tribunjatim.com.

Ketika ditanya, apakah ada rencana untuk menyelamatkan rumah bersejarah itu dan menjadikannya sebagai ikon Kota Madiun, Maidi belum dapat memastikan.

"Ya belum tahu, karena belum tahu (harganya). Karena nanti kalau mahal, gini-gini kan ya... Karena ini kan transaksi pribadi, kan harus ketemu, dibicarakan, terus fungsinya nanti kira-kira mau digunakan untuk apa, apakah misalnya dipakai untuk sangar seni. Jadi nanti kita ketemu, kita bicara dulu," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Meski demikian, Maidi akan berusaha, untuk menyelamatkan aset bersejarah di Kota Madiun ini. Dia berharap, generasi penerus, dapat mengetahui bahwa di Kota Madiun, pernah lahir seorang seniman musik pencipta lagu 'Hymne Guru'.

"Paling tidak itu, karena yang menempati di situ seorang seniman, tokoh seni. Jangan sampai ini nanti punah dan jangan sampai generasi penerus kita tidak tahu," imbuhnya.

Sehari sebelumnya, Rabu (30/1/2019) sore, dua orang yang mewakili Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya mendatangi rumah Sartono. Saat itu, Inda Raya juga melakukan video call, dan berbincang dengan Damijati.

Putri dari mantan Wali Kota Madiun, Kokok Raya ini berjanji akan membantu Damijati. Di antaranya dengan mengundang grup seni ketoprak Damijati, untuk tampil di acara-acara yang digelar Pemkot Madiun. (rbp/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved