‎Sertifikasi Geopark UNESCO akan Jadi Brand Kuat bagi Pariwisata Banyuwangi

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, sertifikasi dari UNESCO merupakan brand paling kuat untuk mendatangkan wisatawan dari berbagai negara.

‎Sertifikasi Geopark UNESCO akan Jadi Brand Kuat bagi Pariwisata Banyuwangi
ISTIMEWA
Satu di antara wisata di Banyuwangi. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Banyuwangi kini berusaha meraih predikat Global Geopark Network (GGN) UNESCO.

Setelah sebelumya Banyuwangi ditetapkan sebagai kawasan Geopark (geological park) atau Taman Bumi Nasional. 

Tidak hanya pemerintah Banyuwangi, pemerintah pusat pun turut membantu agar Bumi Blambangan bisa meraih predikat GGN.

Kementerian Pariwisata akan membantu penuh agar Banyuwangi bisa meraih GGN.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, sertifikasi dari UNESCO merupakan brand paling kuat untuk mendatangkan wisatawan dari berbagai negara.

"Banyuwangi harus bisa menyandang predikat geopark dunia, agar bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan," kata Arief, Kamis (31/1/2019).

Bupati Pasuruan hingga Kepulauan Sitaro Teken Kerja Sama Adopsi Inovasi Banyuwangi

Arief mencontohkan, beberapa tempat wisata yang mendapat sertifikat global geopark UNESCO seperti Angkor Wat di Kamboja dan Jeju di Korea Selatan.

Dua tempat ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai negara setelah mendapat sertifikasi global geopark.

Dengan sertifikasi tersebut, menarik 1 juta wisatawan mancanegara akan lebih mudah.

Namun menurut Arief, proses pendaftaran kawasan global geopark memang tidak mudah, butuh waktu yang panjang.

Kaum Milenial Adalah Pasar Pariwisata,Makanya 30 Even Agenda Banyuwangi Festival 2019 Sasar Milenial

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved