SKK Jabanusa Bertekad Naikkan Kontribusi Industri Hulu Migas di Penerimaan Negara Tahun 2019

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa target peningkatan kontribusi 40 persen dari wilayah kerja

SKK Jabanusa Bertekad Naikkan Kontribusi Industri Hulu Migas di Penerimaan Negara Tahun 2019
Surya/Sri Handi lestari
Ali Masyhar, Kepala SKK Migas Jabanusa (tengah), saat media gathering di Surabaya, Rabu (30/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di tahun 2019 ini, penerimaan negara dari industri hulu minyak dan gas bumi (migas) secara nasional ditargetkan 17,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Nilai itu sama dengan realisasi penerimaan negara tahun 2018 sebesar 17,5 miliar dolar AS (unaudited) atau sekitar Rp 215 triliun. 

Pencapaian di tahun 2018 itu melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang sebesar 11,9 miliar dolar AS.

Dari jumlah itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), mentargetkan peningkatan kontribusi 40 persen dari wilayah kerjanya.

(Tahun Babi Tanah Diprediksi Melemahkan Bisnis Properti dan Menaikkan Harga Minyak Dunia)

(BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Rp 24 Juta ke Ahli Waris Anggota DPRD Pamekasan)

"Saat ini kontribusi dari wilayah kami ke nasional sekitar 35 persen. Kami di tahun ini optimalkan yang sudah dikerjakan dengan target bisa meningkatkan kontribusi hingga 40 persen," kata Ali Masyhar, Kepala SKK Migas Jabanusa, saat media gathering di Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Dalam kegiatan itu, disebutkan bila target tahun ini tidak hanya penerimaan negara atas sektor migas saja yang meningkat.

Namun juga peningkatan target lifting minyak dan gas bumi yang juga ditetapkan di atas target APBN 2018.

Dari sebelumnya sebesar 2 juta setara barel minyak per hari (boepd) menjadi 2 juta 25 ribu boepd di tahun 2019.

Target lifting minyak bumi 775 ribu barel per hari (bopd) dan target lifting gas bumi sebesar 1,250 juta boepd diharapkan dapat mendukung tercapainya target penerimaan negara dan investasi.

"Kami optimis bisa mengoptimalkan apa yang ada di wilayah Jabanusa ini, karena kami berupaya untuk terus melakukan eksplorasi atau menggali potensi sumber-suber minyak baru, yang diharapkan pada 2022 produksi nasional bisa mencapai 1 juta BOPD,” ungkap Ali.

(BKN Perintahkan PPK untuk Segera Pecat 478 PNS yang Terbukti Terlibat Korupsi)

(Sama-sama Pakai Baju Model Kebaya, Intip Penampilan Olla Ramlan Vs Rihanna, Siapa yang Paling Modis?)

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved