Berkas Belum Tuntas, Masa Penahanan 4 Muncikari Kasus Prostitusi Online Vanessa Angel Diperpanjang

Masa penahanan empat muncikari yang terlibat kasus prostitusi online Vannesa Angel diperpanjang 40 hari ke depan.

Berkas Belum Tuntas, Masa Penahanan 4 Muncikari Kasus Prostitusi Online Vanessa Angel Diperpanjang
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kasipidum Kejati Jatim, Asep Mariono saat ditemui di Gedung Kejati Jatim, Jumat, (1/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatum.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Masa penahanan empat muncikari yang terlibat kasus prostitusi online Vannesa Angel diperpanjang 40 hari ke depan karena berkas yang belum tuntas.

“Dan itu merupakan perpanjangan penahanan yang pertama,” beber Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim), Asep Mariono, Jumat, (1/2/2019).

Keempat mucikari tersebut, lanjut Asep, dijadikan tersangka terkait dugaan kasus prostitusi online, sesaat polisi berhasil menggerebek Vanessa Angel di kamar hotel di Surabaya beberapa waktu lalu.

Lima Jaksa Dari Kejati Jatim Bakal Teliti Berkas Kasus Prostitusi Online Vanessa Angel

Emak-emak Desak Polda Jatim Tangkap Laki-laki Hidung Belang User Pengguna Prostitusi Artis VA

Pasal yang diterapkan adalah pasal 27 ayat 1 Undang-Undang no 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam UU ITE pasal 27 ayat 1 disebutkan, ancaman pidananya paling lama 6 tahun penjara.

Kasus ini, Vanessa disebut telah mengeksploitasi dirinya secara langsung baik pada muncikari. Eksploitasi ini, dianggap telah melanggar kesusilaan.

Barisan Emak-Emak Jawa Timur Demo #SaveVanessaAngel di Polda Jatim Usut Tuntas Prostitusi Online

KONDISI TERKINI Vanessa Angel, Sempat Pingsan, Kini Terungkap Penyakitnya Pasca Diagnosa

Pasal 27 Ayat (1) menyebutkan yang dimaksud dengan 'mendistribusikan' adalah mengirimkan dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik kepada banyak Orang atau berbagai pihak melalui Sistem Elektronik.

Kemudian yang dimaksud dengan 'mentransmisikan' adalah mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang ditujukan kepada satu pihak lain melalui Sistem Elektronik.

Sedangkan, untuk status Avriellia Shaqqila, masih tetap sebagai saksi korban dalam kasus prostitusi artis ini.

Suntikan Dana Desa Pemkab Tuban Tahun Ini Meningkat Rp 29 Miliar Lebih

Pasien Demam Berdarah di RS Dr Soetomo Didominasi Anak-anak, Dr Pesta Ungkap Kondisi Pasien

Namun ia menegaskan, jika untuk status Avriellya penyidik masih melakukan pendalaman, utamanya dari bukti yang didapat dari data digital forensik.

Bisnis prostitusi artis ini sendiri terbongkar setelah penggerebekan Vanessa Angel di sebuah hotel di Surabaya, Sabtu (5/1/2019) lalu.

Saat itu Vanessa diduga tengah melayani seorang pelanggan melalui perantara para mucikari. Disebut juga tarif sebesar Rp 80 juta untuk sekali kencan.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Arie Noer Rachmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved