Air Kali Lamong Meluber, Jalan Raya Morowudi dan Sawah di Gresik Terendam Banjir

Warga sekitar bantaran Kali Lamong mulai menghadapi banjir. Genangan banjir luapan Kali Lamong mulai menggenangi jalan raya dan persawahan

Air Kali Lamong Meluber, Jalan Raya Morowudi dan Sawah di Gresik Terendam Banjir
SURYA/SUGIYONO
Jalan Raya Morowudi Kecamatan Cerme tergenang luberan Kali Lamong. Banjir kali Lamong diakibatkan banyaknya kiriman air dari wilayah Mojokerto, Minggu (3/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga sekitar bantaran Kali Lamong mulai menghadapi banjir. Genangan banjir luapan Kali Lamong mulai menggenangi jalan raya dan persawahan pada Minggu (3/2/2019).

Dari pantauan Surya Online, banjir luapan kali Lamong sudah menggenangi Jl Jara Morowudi Kecamatan Cerme Gresik. Genangan air sedalam 10 sentimeter.

Akibat dari genangan air luapan Kali Lamong sepanjang 25 meter itu, pengendara kendaraan umum menjadi terganggu. Yaitu pengendara motor tidak bisa melaju dengan kencang sehingga mengakibatkan kemacetan.

"Genangan air dari luapan Kali Lamong mengakibatkan pengendara motor menjadi terhambat," kata Anam, warga Kepatihan Kecamatan Menganti yang lewat Jl Raya Cerme, Minggu (33)1/2019).

(Setelah DBD, Lamongan Waspadai Penyakit Cacar Air, Dua Siswa SD Sudah Terjangkit)

(Masih Banjir di Surabaya Barat, Dewan Surabaya Kritisi Kinerja Pemkot, Ada Prioritas Atasi Banjir)

Selain luberan air Kali Lamong juga menggenangi beberapa lahan pertanian yang di wilayah sekitar Kali Lamong dan anak sungainya.

"Ini tanaman padi saya yang siap berbuah terkena musibah banjir," imbuhnya.

Anam berharap dari banjir itu tidak terlalu lama, sehingga tidak merendam tanaman padi berhari-hari.

"Semoga segera surut, agar tanaman tidak terendam terlalu lama," katanya.

Banjir luapan Kali Lamong sering terjadi setiap tahun dimusim hujan.

Namun, masalah banjir tersebut sukit ditanggulangi oleh Pemerintah Daerah sebab terkendala pembebasan lahan di tepi sungai.

(Sekolah Buah Hati Punya Cara Amankan Siswa Saat Banjir,Telepon Orangtua dan Pakai Alat Sirkulasi Air)

(Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Jelaskan Soal Fenomena Banjir di Lautan Pasir Bromo)

Oleh karena itu, warga meminta pemerintah daerah segera menormalisasi anak-anak sungai Kali Lamong.

"Kalau bisa pemerintah daerah segera menormalisasi anak-anak sungai Kali Lamong," kata Iwan, warga Balongpanggang yang juga berlangganan banjir Kali Lamong.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Gunawan Setiadji tak menjawab panggilan telepon Surya.

Padahal, saat Surya berusaha mengkonfirmasi, terkait rencana proyek normalisasi sungai anak Kali Lamong, nada dering nomor sang kepala dinas keluarkan nada sambung.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(Polsek Sedati dan TNI Bantu Perbaiki Puluhan Rumah Korban Puting Beliung yang Rusak)

(Pasca Banjir di Surabaya Barat, Aktivitas Sekolah Buah Hati dan Cita Hati Kembali Seperti Biasanya)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved