Rumah Politik Jatim

Khofifah Enggan Mengomentari Gelar dan Sebutan Cak 'Jancuk' bagi Presiden Jokowi

Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, enggan mengomentari pro kontra sebutan dan gelar Cak 'Jancuk' bagi calon presiden nomor urut s

Khofifah Enggan Mengomentari Gelar dan Sebutan Cak 'Jancuk' bagi Presiden Jokowi
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Khofifah Indar Parawansa saat hadir diacara deklari JKSN 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, enggan mengomentari pro kontra sebutan dan gelar Cak 'Jancuk' bagi calon presiden nomor urut satu, Joko Widodo.

"Aku sebaiknya (mengomentari) sesuatu yang produktif, yang bisa meningkatkan energi positif kita, itu yang kita lakukan, jadi gitu deh, mohon izin ya teman-teman," kata Khofifah saat ditanya wartawan usai menghadiri acara Deklarasi dan Pengukuhan JKSN eks-Karesidenan Madiun, di GOR Wilis, Kota Madiun, Selasa (5/2/2019) siang.

Sebelumnya, tidak hanya diberi gelar "Cak", calon presiden nomor urut 01 Jokowi juga mendapat sebutan "Jancuk" oleh para pendukungnya yang tergabung dalam Forum Alumni Jatim #01.

Sematan nama "Jancuk" disampaikan pembawa acara dalam deklarasi Forum Alumni Jatim #01 yang digelar di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2/2019) kemarin.

Pembawa acara Forum Alumni Jatim #01, Djadi Galajapo, menyebutkan, sebutan Cak terhadap Jokowi memiliki arti Cakap, Agamis, dan Kreatif.

La Nyalla Academia Protes Keras Jokowi Disebut ini . . .

BKD Jatim Coret Delapan CPNS Pada Tahap Administrasi, Penyebabnya ini. . .

Pasutri Asal Tuban ini Dibekuk Petugas, Beraksi di 60 TKP, Pelaku Ditembak Saat Melarikan Diri

"Mengapa disebut cak? Karena Cak adalah Cakap, Agamis, dan Kreatif, itulah Cak Jokowi," ujar pembawa acara di depan Jokowi.

Pembawa acara itu kembali memberikan sebutan kepada Jokowi, yakni Jancuk. Dia menegaskan kata Jancuk bukan makna negatif atau umpatan, melainkan memilki arti Jantan, Cakap, Ulet, dan Komitmen.

Gelar dan sebutan terhadap Jokowi tersebut menuai pro-kontra. Sebab, sebagian orang menganggap jancuk memiliki kesan negatif, sehingga tidak layak apabila menjadi sebutan bagi seorang calon presiden.(Adi Bagus/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved