Ada Pipa Gas Bekas Proyek Mangkrak di Tepi Sawah, Warga di Gresik Mengeluh Jalan Jadi Sempit

Pengguna Jalan Raya Banjarsasi Kecamatan Cerme menuju Jalan Raya Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas serah pipa gas yang tidak kunjung selesai.

Ada Pipa Gas Bekas Proyek Mangkrak di Tepi Sawah, Warga di Gresik Mengeluh Jalan Jadi Sempit
SURYA/SUGIYONO
MANGKRAK - Sebuah pipa gas mangkrak di tepi Jalan Raya Banjarsari Kecamatan Cerme, Minggu (10/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pengguna Jalan Raya Banjarsasi Kecamatan Cerme menuju Jalan Raya Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas serah dengan adanya pipa gas yang tidak kunjung selesai.

Sisa proyek penanaman pipa gas yang masih tergeletak di tepi jalan dan sawah itu sangat meresahkan pengguna jalan.

Sebab, adanya pipa tersebut kondisi jalan menjadi menyempit.

Kondisi jalan yang seharusnya sudah diperbaiki setelah adanya proyek penanaman pipa gas, ternyata sampai sekarang belum tuntas perbaikan dan pelebarannya.

Jelang Hari Valentine, Petugas Satpol PP Tuban Ciduk Lima Pasangan Tak Halal di Kos-kosan

Kronologi Tenggelamnya Guru Jombang di Pantai Payangan Jember

Agar Mencintai Pelajaran Sekolah, Ini Cara Mendidik Anak Versi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

"Seharusnya kalau proyek penanaman pipa gas berhenti, ya pipanya segera diambil dan jalan dikembalikan perbaikan," kata Nurkholis, pengguna jalan yang sering melintas di Jalan Raya Banjarsari untuk bekerja di pabrik kayu di Jalan Mayjend Sungkono, Minggu (10/2/2019).

Padahal, proyek penanaman pipa gas di sebelah timur sudah selesai sejak 2018.

Namun yang sebelah barat masih mangkrak akibat terkendala persetujuan warga.

Selain itu, pipa gas yang mangkrak tersebut menjadi tempat persembunyian tikus sebab tidak berfungsi.

Terlihat sampah dan rumput berada di dalam pipa.

Jalan di Sidoarjo Banyak yang Rusak, Warga Mengeluh

Pemkot Surabaya Lakukan Tes Pada Penjaga, Cleaning Service dan Tukang Kebun Sekolah

Identitas Korban yang Tewas Tenggelam di Pantai Payangan Jember Terungkap, Mereka Adalah Guru

Dengan adanya itu, jalan menjadi rusak, sebab jalan yang seharusnya lebar menjadi sempit sehingga tidak ada jalan yang dipilih untuk dilintasi.

"Mau lewat mana lagi, tidak ada yang dipilih, sebab sebagian besar jalan digunakan untuk pipa," imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPRD Gresik Achmad Nurhamim juga menyayangkan dengan lambannya penanganan proyek pipanisasi gas yang melintas di wilayah Gresik.

Hal ini membuktikan bahwa dukungan dari Pemkab Gresik untuk proyek nasional terlihat diam ditempat.

"Oleh karena itu, Ketua DPRD Gresik siap menyempaikan keluhan warga ke Bupati Gresik," kata Nurhamim yang juga ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gresik. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved