Gloskin Aesthetic Clinic Hadirkan Cek DNA, Perawatan yang Dibutuhkan oleh Tubuh

Klinik kecantikan Gloskin Aesthetic Clinic mengkombinasikan perawatan dan teknologi untuk menyesuaikan kebutuhan tubuh yaitu Gloskin DNA.

Gloskin Aesthetic Clinic Hadirkan Cek DNA,  Perawatan yang Dibutuhkan oleh Tubuh
Tribunjatim/christine Ayu N
dr Nanang Masrani Dipl AAAM (direktur Gloskin Aesthetic Clinic), Amelia Salim (influencer), dan dr Gabriella Bonia Abriani (dokter Gloskin) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Klinik kecantikan Gloskin Aesthetic Clinic mengkombinasikan perawatan dan teknologi untuk menyesuaikan kebutuhan tubuh yaitu Gloskin DNA.

dr Nanang Masrani Dipl AAAM, direktur Gloskin Aesthetic Clinic, menuturkan, masing-masing orang memiliki DNA yang berbeda. Dengan demikian, lanjutnya perawatan yang dibutuhkan juga berbeda.

"Banyak kaum wanita yang melakukan perawatan wajah dan tubuh tanpa mengetahui sebenarnya mana yang ia butuhkan dan mana yang tidak," lanjunt Nanang.

Pemeriksaan DNA ini, terangnya, menjadi trobosan baru bagi para pasien untuk mengetahui kebutuhan perawatannya masing-masing.

Terdapat dua pemeriksaan DNA yang dihadirkan oleh Gloskin Aesthetic Clinic yaitu NutriGenome dan SkinGenome.

NutriGenome, ungkap dr Gabriella Bonia Abriani, dokter Gloskin, menuturkan, NutriGenome dilakukan dengan memeriksa 45 marker gen di dalam tubuh.

Sinopsis Cinta Suci Episode Minggu, 10 Februari 2019: Cleo Mengaku Mencintai Marcel di Depan Suci

INFO SEHAT - Bisa Sebabkan Kematian, 6 Makanan ini Tak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Durian

"Hal ini dilakukan untuk mengetahui 7 panel hidup yang lebih sehat dan efektif. Di antaranya kesehatan jantung, metabolisme, pengaturan berat badan, batasan asupan makanan, aktivitas fisik, pola makan dan resiko penyakit," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara SkinGenome, lanjut Gabriella, dilakukan dengan menganalisa 13 gen yang berasosiasi dengan skin aging yang terbagi dalam enam parameter.

"Yaitu antioxidan system (sistem antioksidan), pigmentation (pigmentasi), inflamation system (sistem inflamasi), collagen regeneration (regenerasi kolagen), wriknle (kerutan), dan skin cell regeneration (regenerasi sel kulit)," jelasnya.

Pemeriksaan DNA di Gloskin Aesthetic Clinic, tutur Nanang cukup menggunakan sampel ludah (saliva) sejumlah 2 cc.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved