Kecoh Petugas, Produsen Arak di Tuban Masukkan Alat Produksi Arak ke Dalam Tanah

Petugas gabungan, Satpol PP Tuban, TNI dan Polri, melakukan razia penertiban minuman keras (miras) arak di Dusun Krajan, Desa Punggahan Kulon, Kecamat

Kecoh Petugas, Produsen Arak di Tuban Masukkan Alat Produksi Arak ke Dalam Tanah
istimewa
Petugas gabungan merazia tempat produksi arak di Dusun Krajan, Desa Pruggahan Kulon, Semanding, Minggu (10/2019). Pelaku mengubur dandang masak arak di tanah untuk mengelabuhi petugas. 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Petugas gabungan, Satpol PP Tuban, TNI dan Polri, melakukan razia penertiban minuman keras (miras) arak di Dusun Krajan, Desa Punggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Minggu (10/2/2019), pagi.

Dua titik tempat turut dirazia, namun yang kedapatan produksi hanya satu titik.

Kasatpol PP Tuban, Heri Muharmanto mengatakan, petugas mendapati titik tempat yang masih memproduksi arak yaitu milik Sumarto.

"Yang masih produksi Sumarto, Candi tidak, dia warga setempat," ujarnya dikonfirmasi Tribunjatim.com.

Dia menjelaskan, pemilik usaha miras jenis arak berusaha mengecoh petugas dengan cara dandang untuk masak arak dikubur di dalam tanah.

Lalu, petugas yang mengetahui segera mengangkat untuk diamankan. Perangkat pendukung produksi lainnya juga turut dibawa sebagai barang bukti.

Baca Juga

Tribun Penonton Stadion Kanjuruhan Penuh Penonton, Ini Susunan Pemain Arema FC Vs Timnas U-22

Vanessa Angel Hampir Seminggu Berada di Tahanan, Bibi Ardiansyah Ungkap Kondisi Sang Kekasih

"Iya dandang di kubur di tanah, niatnya untuk mengecoh petugas, tapi gagal. Pelaku akan dipanggil ke kantor Selasa depan," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Dalam razia itu, petugas juga mengamankan dua drum baceman (red, arak belum jadi), 24 botol arak siap edar, kompor, dandang, dan beberapa bahan lainnya.

Pelaku akan dijerat UU RI No 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(nok/TribunJatim.com).

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved