Dua Kepala Dinas Surabaya Pindah Jabatan, Risma Pesan: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama

Pemerintah Kota Surabaya melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya, Senin (11/2/2019).

Dua Kepala Dinas Surabaya Pindah Jabatan, Risma Pesan: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
SURYA/PIPIT MAULIDIYA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat pelantikan dua kepala dinas baru, Senin (11/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya, Senin (11/2/2019).

Dua Kepala Dinas diberhentikan sekaligus diangkat dalam jabatan baru. Mereka dilantik bersama beberapa staff lainnya.

Pertama, Agus Imam Sonhaji, sebelumnya Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya kini menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

Profil Elisa Jonathan Pacar Nicholas Sean Putra Ahok, Calon Dokter Finalis Miss Indonesia 2019

Puluhan Koki Meriahkan Acara Probolinggo Festival Food

Dua Orang Tewas, Satu Kritis, Usai Pesta Miras Jelang Pilkdes Serentak di Trenggalek

Kedua, Suharto Wardoyo, sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kini sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Kota Surabaya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pemkot Surabaya mengatakan saat ini Kepala Dinas Kominfo masih kosong.

"PLT Kominfo masih kosong," katanya singkat.

Usai pelantikan, Risma menyampaikan pesan agar dengan jabatan baru para kepala dinas tidak mengulangi kesalahan yang sama.

"Hampir sebagian besar penempatan jabatan baru, ayo kita semua belajar. Jangan mengulangi lagi kesalahan yang sama. Tidak salah kalau kita bertanya, karena tidak tahu. Kalau jatuh di lubang yang sama dua kali, kita orang yang bodoh," kata Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Besuk Ahmad Dhani, Bambang Haryo : Rutan Medaeng Overload

Kata Tetangga Soal Kondisi Rumah Mulan Jameela Pasca Ahmad Dhani di Penjara, Sikapnya Dibahas

Ketemu Risma, Peneliti SSC Sebut Bukti Khofifah Tidak Baperan dan Lebih Berpikir Rasional

Risma juga berharap atas jabatan dan kepercayaan ini tidak disia-siakan.

Mengingat tanggungjawab jabatan itu tidak semata-mata kepada masyarakat, melainkan juga kepada Tuhan.

"Saya tidak pernah mengejar penghargaan, bukan tujuan utama penghargaan itu. Tapi rakyat yang lebih sejahtera adalah tujuan utama," pesan Risma.

Saat pelantikan, Risma sempat memberikan peringatan agar para pemangku jabatan baru tidak meniru dua lurah yang baru saja diberhentikan.

"Seminggu lalu dua lurah saya berhentikan, yang jadi sekarang tolong hati-hati. Sekarang tembok itu bisa bicara, iya kan disadap. Kalau mau penghasilan lebih ya jangan jadi PNS. Banyak daerah yang belajar ke sini bagaimana kesejahteran PNS di sini," tegas Risma. (Surya/Pipit Maulidiya)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved