Emil Elestianto Dardak Berpamitan di Pendopo Kabupaten Trenggalek dengan Lagu 'Bunga Terakhir'

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak berpamitan dengan para wartawan, di Paringgitan, Pendopo Kabupaten Trenggalek.

Emil Elestianto Dardak Berpamitan di Pendopo Kabupaten Trenggalek dengan Lagu 'Bunga Terakhir'
SURYA/DAVID YOHANES
Emil Elestianto Dardak dan Arumi Bachsin menyanyikan lagu "Bunga Terakhir" milik Bebi Romeo di Paringgitan, Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (11/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak berpamitan dengan para wartawan, di Paringgitan, Pendopo Kabupaten Trenggalek, Senin (11/2/2019).

Dalam kesempatan ini, Emil Elestianto Dardak menyanyikan sebuah lagu untuk menandai perpisahannya.

"Jangan dibawa melankolis lah, saya punya satu lagu," ucapnya sambil didampingi sang istri, Arumi Bachsin.

Tangan Emil Elestianto Dardak menari lincah di atas tuts keyboard.

Pemilu Kurang 2 Bulan, KPU Kabupaten Malang Pastikan Kekurangan Surat Suara Terpenuhi sebelum Maret

PHDI Sidoarjo Ingatkan Toleransi dan Ajak Umat Jangan Sampai Golput pada Pemilu 2019 Nanti

Lagu yang dipilih Emil Elestianto Dardak adalah "Bunga Terakhir" milik Bebi Romeo.

Sementara Arumi Bachsin memandang kagum suaminya yang bernyanyi dengan suara merdu.

Emil Elestianto Dardak mengatakan, dirinya tetap abdi masyarakat Trenggalek, karena Trenggalek bagian dari Jawa Timur.

Namun yang berubah, dirinya tidak lagi berada di lingkup Pemkab Trenggalek, namun di pemerintah provinsi.

Dua Orang Tewas, Satu Kritis, Usai Pesta Miras Jelang Pilkdes Serentak di Trenggalek

"Lebih dari itu saya masih warga Jalan Wahid Hasyim (Trenggalek)," ujar Emil Elestianto Dardak.

Lebih jauh, Emil Elestianto Dardak mengungkapkan, pembangunan di Trenggalek adalah proses yang berkelanjutan, siapapun pemimpinnya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved