Wali Kota Sutiaji: Siswa yang Konsumsi Miras dan Rokok Pindah Sekolah, Bukan Dikeluarkan

Agenda Walikota Malang, Sutiaji pada Senin pagi (11/2/2019) nampaknya khusus disediakan untuk klarifikasi ke dua lembaga pendidikan yang bermasalah

Wali Kota Sutiaji: Siswa yang Konsumsi Miras dan Rokok Pindah Sekolah, Bukan Dikeluarkan
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Walikota Malang Sutiaji memgunjungi SMPN 13 Kota Malang untuk klarifikasi ke kepala sekolah terkait info siswa yang dikeluarkan, Senin (11/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LOWOKWARU - Agenda Walikota Malang, Sutiaji pada Senin pagi (11/2/2019) nampaknya khusus disediakan untuk klarifikasi ke dua lembaga pendidikan yang sedang ada masalah.

Pertama ke SDN Kauman 3 di mana ada dugaan pelecehan seksual oleh guru olahraga I ke siswa, dan ke SMPN 13 terkait kasus miras dan rokok di sekolah.

"Saya mau ke SMPN 13," ujar Sutiaji pada wartawan usai dari SDN Kauman 3.

Ia bersama Totok Kasianto, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang. Beberapa wartawan mengikutinya.

(Perkosa Ibu Yang Cuci Baju dan Rampas Cincin, Pria dari Malang Ini Babak Belur Dihajar Warga)

(Pemilu Kurang 2 Bulan, KPU Kabupaten Malang Pastikan Kekurangan Surat Suara Terpenuhi sebelum Maret)

"Saya ingin klarifikasi perihal info ada siswa yang dikeluarkan," jelas Sutiaji.

Di SMPN 13 ia mengadakan pertemuan dengan Kepala Sekolah Lilik Ernawati. Disebutnya ada empat siswa yang terlibat konsumsi miras dan rokok.

Dua orang di antaranya memilih tetap di SMPN 13 kelas 7. Sementara dua sisanya diminta orang tuanya pindah ke MTs Sunan Giri.

"Jadi bukan soal narkoba," kata Sutiaji.

Kasus ini disebut ada di luar pantauan sekolah. Ada seorang oknum siswa yang mengajak konsumsi miras dan rokok, sementara sejumlah siswa terpaksa ikut.

Akhirnya siswa melaporkan ke orangtua. Dan orang tua memidahkan anaknya. 

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved