Bangkalan Siaga Darurat Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor, Ini Lokasi Titik Rawannya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat tingginya curah hujan.

Bangkalan Siaga Darurat Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor, Ini Lokasi Titik Rawannya
SURYA/AHMAD FAISOL
Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan Rizal Moris menyisir titik-titik terdampak banjir di Kecamatan Arosbaya, Bangkalan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat tingginya curah hujan disertai angin kencang dalam beberapa minggu terakhir.

Kepala BPBD Kabupaten Bangkalan, Rizal Moris mengungkapkan, saat ini pihaknya telah memberlakukan status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan rob.

"Khususnya kepada warga yang berada di kawasan rawan bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliun, dan rob agar lebih waspada," ungkapnya, Selasa (12/2/2019).

Intensitas Hujan Bervariasi, Badan Penanggulan Bencana Daerah Kota Malang Imbau Warga Hati-hati

Cuaca Cenderung Mendung dan Hujan di Kota Gresik, Pengendara Motor Diimbau Ekstra Hati-hati

Hujan Deras, Pabrik Kerupuk di Kota Malang Longsor dan Timpa Dua Rumah

Imbaun tersebut disampaikan Rizal berdasarkan rilis Peringatan Dini Tiga Harian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya di Kabupaten Bangkalan dan beberapa wilayah di kabupaten/kota di Jatim.

Hingga 14 Februari, BMKG mengimbau warga di Jatim mewaspadai hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada pagi, sore, dan malam.

Hasil pemetaan BPBD Kabupaten Bangkalan, kawasan rawan bencana tanah longsor berada di Kecamatan Kokop, Konang, Geger, Galis, dan Tanjung Bumi.

Wilayah rawan angin puting beliung berada di tiga kecamatan Burneh, Trageh, dan Kecamatan Kota.

Prakiraan Cuaca di Surabaya, Malang, dan Tuban Bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2019

Layanan Ojol Tak Sepenuh Hati , Malas-malasan Jika Pas Hujan

Surabaya Punya 6 Posko Command Center 112 Tanggap Bencana, Petugas Datang 7 Menit Usai Dapat Laporan

Sedangkan titik-titik rawan bencana banjir terpusat di Kecamatan Blega, Arosbaya, Klampis, Burneh, Socah, dan Kota.

Rizal menuturkan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca mengingat Bangkalan masuk peta kawasan dengan curah hujan cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Oleh karena itu, lanjut Rizal, jika dimungkinkan, masyarakat yang tinggal di titik rawan bencana untuk sementara menghindar dari potensi bencana.

"Sebagai antisipasi saja, bisa mengungsi ke kerabat atau keluarga yang lokasinya lebih aman," tuturnya.

Ia menambahkan, langkah terpenting yang harus dilakukan masyarakat ketika terjadi bencana alam segera melaporkan kepada kepala desa atau camat.

"Kami bersama unsur TNI/Polri serta stakeholder lainnya terus bersinergi dalam upaya penanggulangan bencana. Baik personil, peralatan, bahkan logistik," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Keluhan Konsumen Ojek Online Selama Musim Hujan, Pesanan Ditolak hingga Tarif Membengkak

Terjangan Angin Puting Beliung di Tambak Sawah Sidoarjo, 117 Rumah Terdampak, Tak Ada Korban Jiwa

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved