Dua Pelaku Sudah Rencanakan Bunuh Bos Laundry, Hasil Rekonstruksi Bakal Diserahkan ke Kejaksaan

Dua Pelaku Sudah Rencanakan Bunuh Bos Laundry, Hasil Rekonstruksi Bakal Diserahkan ke Kejaksaan.

Dua Pelaku Sudah Rencanakan Bunuh Bos Laundry, Hasil Rekonstruksi Bakal Diserahkan ke Kejaksaan
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Proses rekonstruksi bos laundry di kawasan romokalisari dan tempat usaha laundry milik korban di Jalan Simpang Darmo Permai Selatan Gang XV nomor 213 Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - "Total 41 adegan yang dilakukan, 38 di antaranya di TKP pembunuhan (tempat usaha laundry), tiga adegan lainnya di kawasan Romokalisari Surabaya," ujar AKBP Sudamiran, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya usai memimpin rekonstruksi pembunuhan berencana itu, Selasa (12/2/2019).

Sudamiran menegaskan, kedua tersangka, yakni Muhammad Ari (20) dan Syaful Rizal (19) mempraktikan seluruh adegan rekonstruksi dengan baik.

Kata Sudamiran, tidak ada fakta terbaru dalam hasil reka ulang yang dilakukan keduanya.

Ada 41 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Bos Laundy, 2 Pelaku Cekik Hingga Masukkan Korban Dalam Tong

VIDEO: Rekonstruksi Pembunuhan Bos Laundry, Satreskrim Polrestabes Surabaya: Ada 41 Adegan

Menurutnya, seluruh adegan telah telah sesuai dengan BAP yang dipegang penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kendati ada tambahan adegan dalam rekonstruksi itu, lanjut Sudamiran, tetapi bukanlah sesuatu yang signifikan.

Sebab, lebih pada detail kasus pembunuhan berencana itu.

"Ada kata-kata dari salah satu tersangka, mengajak membunuh korban," sambung polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Terjerat Kasus Pembunuhan di Apartemen Educity Tower, Tiga Terdakwa Ini Dituntut Pidana 12 Tahun

Sudamiran menambahkan, kedua tersangka dijerat dengan pasal 380 KHUP tentang pembunuhan berencana.

Menurutnya, selain bertujuan untuk kepentingan penyidikan, rekontruksi itu juga untuk melengkapi berkas perkara yang ada.

Pasalnya, rekonstruksi wajib dilakukan dalam kasus pembunuhan.

Kata Sudamiran, agar kronologis kasus itu dapat dipertanggung jawabkan.

"Nanti, hasil dari rekonstruksi akan dimasukkan ke dalam berkas perkara, lalu dikirim ke kejaksaan," tutupnya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved