Bangkalan Rawan Bencana Angin Kencang dan Petir, PLN Minta Warga Legawa Pohon Ditebang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya memprediksi dalam tiga hari ke depan, angin kencang dan hujan.

Bangkalan Rawan Bencana Angin Kencang dan Petir, PLN Minta Warga Legawa Pohon Ditebang
SURYA/AHMAD FAISOL
Petugas Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkalan menebang pohon yang berdekatan dengan jaringan SUTM. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya memprediksi dalam tiga hari ke depan, angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang-lebat disertai petir melanda sejumlah wilayah di Jatim termasuk Kabupaten Bangkalan.

Kondisi tersebut direspon Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkalan Umar Arif dengan imbauan kepada warga pemilik pohon yang berdekatan dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) berdaya 20 kV.

"Mohon untuk pemilik pohon yang berpotensi atau dekat dengan jaringan PLN, direlakan kami potong," ungkap Umar Arif kepada Surya (Grup TribunJatim.com), Selasa (12/2/2019).

Bangkalan Siaga Darurat Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor, Ini Lokasi Titik Rawannya

PLN Pamekasan: Jangan Tertipu Produk Penghemat Listrik, yang Bisa Menghemat Listrik Hanya Prilaku

Pembangunan Madura Dinilai Sukses, Pengasuh Ponpes As-Shomadiyah Bangkalan Dukung Jokowi-Maruf Amin

Ia menjelaskan, jarak aman antara pohon atau bangunan dengan SUTM adalah 3 meter di sisi kanan-kiri.

Kendati berjarak aman, lanjutnya, pihaknya tetap akan melakukan pemotongan apabila pohon berpotensi roboh mengenai kabel PLN.

"Untuk menghindari terjadinya pemadaman sewaktu-waktu. Karena memang mengganggu sistem," jelasnya.

Selain itu, Umar Arif juga meminta masyarakat yang memasang bendera atau baliho agar tidak dekat dengan kabel.

Kami sudah mengirim surat ke pemda," jelasnya.

16 Dusun di Bangkalan Dilanda Banjir, Polsek dan Koramil Sampai Turun Tangan Atur Lalu Lintas

Jalan Letda Sutjipto Tuban Sudah Banjir Tiga Hari Berturut-turut, Warga Sekitar: Ini Sudah Langganan

Air Kali Lamong Meluber, Jalan Raya Morowudi dan Sawah di Gresik Terendam Banjir

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan tim K2 dan K3 yang sewaktu-waktu bisa berkoordinasi dan bergabung dengan tim penanggulangan bencana alam.

"Jadi kami bisa tahu kapan waktu yang tepat untuk normalisasi jaringan listriknya," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, ia meminta warga untuk segera melapor jika terjadi bencana alam.

Sehingga pihaknya bisa melokalisir agar pemadaman tidak meluas.

"Biasanya jika ada gangguan ke jaringan, langsung padam. Karena pengamanan kami bekerja secara otomatis," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved