Gegara Bakar 44 Surat Suara, Warga Laporkan Panitia Pilkades Karanggandu Trenggalek ke Polisi

Gegara Bakar 44 Surat Suara, Warga Laporkan Panitia Pilkades Karanggandu Trenggalek ke Polisi.

Gegara Bakar 44 Surat Suara, Warga Laporkan Panitia Pilkades Karanggandu Trenggalek ke Polisi
SURYA/DAVID YOHANES
Sujianto menunjukkan kronologi kecurangan Pilkades Karanggandu, Kecamatan Watulimo Trenggalek. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Sejumlah warga Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek melapor ke Polres Trenggalek terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) pada Sabtu (9/2/2019) lalu.

Mereka menuding ada kecurangan karena panitia Pilkades membakar selisih 44 surat suara.

Sujianto selaku pelapor datang ke Mapolres Trenggalek pada Rabu (13/2/2019), bersama Asmadi, calon kepala desa yang kalah dalam penghitungan.

Sujianto membawa sejumlah barang bukti, antara lain rekaman saat proses pembakaran surat suara serta fotonya.

Gupili Trenggalek, Dulu Tempat Pembuangan Popok, Kini Jadi Lokasi Nongkrong yang Asyik

Tersangka Kasus Miras Oplosan Pencabut Nyawa yang Tewaskan 3 Orang di Trenggalek Digelandang Polisi

Sujianto mengungkapkan, selisih 44 surat suara itu terungkap saat proses penghitungan.

Jumlah surat suara di dalam kotak suara, ternyata berbeda dengan jumlah warga yang membubuhkan tanda tangan sebelum mencoblos.

"Sisa 44 surat suara itu dari mana datangnya? Panitia Pilkades yang harus bertanggung jawab," tegas Sujianto.

Sebenarnya warga saat itu menuntut agar pemungutan suara diulang.

Pesta Miras di Watulimo Trenggalek Dilakukan di Banyak Tempat, Jumlah Korban Bisa Bertambah

Sebab kelebihan 44 surat suara itu mengindikasikan adanya kecurangan.

Namun Ketua Panitia Pilkades, Subani memutuskan agar sisa surat suara itu dibakar.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved