Pelantikan Gubernur Jatim

Mengenal Gubernur Perempuan Pertama Jatim, Bercita-Cita Jadi Pejabat Supaya Bisa Masuk Ka’Bah

Khofifah Indar Parawansa bakal mencatat sejarah baru. Ibu empat anak berusia 54 tahun ini bakal menjadi Gubernur Perempuan Pertama Jawa Timur.

Mengenal Gubernur Perempuan Pertama Jatim, Bercita-Cita Jadi Pejabat Supaya Bisa Masuk Ka’Bah
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa saat memberikan pengarahan di depan ribuan jamaah acara istighosan dan deklarasi JKSN Malang Raya untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf, di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (10/2/2019). Fatimatuz zahroh 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Khofifah Indar Parawansa bakal mencatat sejarah baru. Ibu empat anak berusia 54 tahun ini bakal menjadi Gubernur Perempuan Pertama Jawa Timur.

Sore ini, Rabu (13/2/2019), Khofifah akan dilantik bersama Emil Elestianto Dardak di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo.

Seperti apa sosok Khofifah yang akan memimpin Jawa Timur lima tahun ke depan itu?

Sebagaimana diketahui Khofifah bukan terlahir dari keluarga pejabat dan tidak juga dilahirkan dari keluarga priyayi yang memiliki pondok pesantren besar. Orang tuanya dari kalangan biasa.

Bapaknya seorang petani dan juga berternak sapi perah, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.

Lahir pada 19 Mei 1965, Khofifah dibesarkan di lingkungan perkampungan padat di Kawasan Wonocolo Surabaya.

Sebuah kampung yang kini terhimpit oleh kemajuan Kota Pahlawan. Rumah masa kecil Khofifah hingga kini masih ada meski tidak lagi dihuni.

Rumah masa kecil Khofifah masih ada di kampung Wonocolo. Rumah itu bernomor 1, dan bercat hijau. Bukan rumah yang besar. Hanya sepetak rumah berlantai satu dan beratap rendah.

Ahmad Dhani Sepekan Dikurung di Rutan Medaeng, Pengacara Ungkap Teman-Teman Baru Dhani di Tahanan

Inilah Video Detik-detik Keranda Mayat warga Gresik Dihanyutkan ke Sungai

Khofifah Dikenal Pendobrak Dominasi Pria Gerakan Mahasiswa, Inilah Penuturan Kader PMII

Di rumah itu, Khofifah bersama lima saudaranya hidup dan dibesarkan. Dengan kondisi perekonomian yang cukup, Khofifah ditempa menjadi anak kecil yang ulet dan agar mampu berdiri di atas kaki sendiri.

“Saya dulu saat kecil itu jualan es lilin keliling kampung. Sambil bermain, sambil jualan es. Saya nggak malu,” kata Khofifah Indar Parawansa kepada Tribunjatim.com.

Halaman
1234
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved