Didukung Sektor Properti dan Otomotif, Bank BNI Optimistis Kinerjanya Bakal Meningkat di 2019

PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau Bank BNI di 2019 ini optimis akan mampu meningkatkan kinerjanya.

Didukung Sektor Properti dan Otomotif, Bank BNI Optimistis Kinerjanya Bakal Meningkat di 2019
SURYA/SUGIHARTO
Chief Economist BNI, Rian Kiryanto menjawab pertanyaan peserta Comercial Business Gathering BNI Kanwil Surabaya, Kamis (14/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau Bank BNI di 2019 ini optimis akan mampu meningkatkan kinerjanya.

Apalagi potensi pertumbuhan ekonomi di 2019 diprediksi akan meningkat lebih tinggi karena siklus ekonomi.

"Kami melihat kondisi ekonomi di 2019, sesuai dengan siklusnya akan tumbuh positif. Perdagangan internasional dengan negara-negara seperti Amerika Serikat (AS), Jepang dan Eropa masih akan menarik. Perang dagang antara AS dan China sudah tidak lagi memberi imbas," ungkap Rian Kiryanto, Chief Economist BNI, saat hadir di Comercial Business Gathering BNI Kanwil Surabaya, Kamis (14/2/2019).

Putra BNI 46 Sapu Bersih Laga Final Four Kediri

Tim Putri Jakarta BNI 46 Kembali Bangkit Kalahkan Bandung Bank BJB Pakuan di Final Four Proliga 2019

BNI dan BCA Beri Kredit Sindikasi Intiland Mencapai Rp 2,8 Triliun

BNI juga sudah memiliki jaringan bank di luar negeri, termasuk di Seoul, Korea Selatan yang dalam tiga tahun ini sudah mencatatkan pertumbuhan positif.

Seoul merupakan cabang BNI paling baru. Sementara di AS, sudah ada cabang BNI di New York. Kemudian di Osaka dan Tokyo di Jepang. BNI London di Inggris untuk melayani seluruh Eropa. Kemudian Singapura, Hongkong dan Myanmar.

"Kami akan maksimalkan cabang-cabang di luar negeri itu untuk mendukung peningkatan kegiatan perdagangan global," ungkap Rian.

Apalagi pemerintah saat ini sedang mendorong peningkatan ekspor berbagai produk ke banyak negara.

Sementara di lokal Indonesia, di 2019 ini, BNI melihat potensi pertumbuhan di sektor properti dan otomotif.

"Kedua sektor ini memberi imbas yang besar. Ada 72 sektor yang terimbas di dua sektor ini. Memang di tahun 2018 kurang bagus, tapi sesuai siklus tahun 2019 akan tumbuh positif," jelas Rian, yang tampil bersama Jamhadi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya.

Jadi Banking Partner, Bank BNI Kanwil Surabaya Hibahkan Skylift Pada Pemkot Surabaya

Pemkab Jember dan BNI Salurkan Kredit Usaha Rakyat Pada Warung Kopi, Beri Pelatihan Barista

Kontraktor Recovery Bank BNI Belum Bisa Bekerja, Goyangan di Dalam Gedung Masih Terasa

Perhelatan pemilihan umum (pemilu) eksekutif dan legislatif, dipastikan tidak memberi dampak negatif.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved