Pemkab Banyuwangi Buka Rekrutmen 988 Pekerja Kontrak Pemerintah

Pemkab Banyuwangi membuka penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau pekerja kontrak pemerintah tahun ini.

Pemkab Banyuwangi Buka Rekrutmen 988 Pekerja Kontrak Pemerintah
SURYA/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), di Rest Area Jambu, kecamatan Licin Banyuwangi Kamis (14/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi membuka penerimaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau pekerja kontrak pemerintah tahun ini.

Kali ini, penerimaan PPPK membuka lowongan bagi 988 orang yang ditujukan bagi tenaga honorer eks kategori II (K-2).

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan bahwa pengumuman rekrutmen PPPK tersebut akan segera dilakukan.

"Segera diumumkan. Insha Allah besok, Jumat (15/2/2019)," kata Anas usai.

(Sepanjang Tahun 2018, Mal Pelayanan Publik Banyuwangi Layani 218.345 Dokumen Warga)

(Infrastruktur Kian Memadai, Alas Purwo Geopark Banyuwangi Makin Diminati)

Anas menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), di Rest Area Jambu, kecamatan Licin Banyuwangi Kamis (14/2/2019).

Pada tahun ini, rincian formasi yang dibuka untuk penerimaan PPPK di Banyuwangi adalah kategori khusus.

Adapun formasi keseluruhan yang dibutuhkan ada 988 orang, rinciannya tenaga guru 848 orang, tenaga kesehatan 82 orang dan tenaga penyuluh pertanian 52 orang.

“Semua formasi ini sesuai dengan peraturan MenPAN – RB dan mempertimbangkan kebutuhan pegawai di lingkungan kabupaten Banyuwangi,” kata Anas.

Pemkab telah menyiapkan anggaran untuk pemberian gaji dan tunjangan bagi pegawai PPPK ini.

Mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Pendayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN – RB) bahwa setiap daerah yang membuka lowongan PPPK ini wajib menyiapkan anggaran gaji dan tunjangan mereka dari APBD masing-masing.

(Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertanyakan Dana Rp 41 M)

(Garuda Indonesia Group Turunkan Tarif Tiket Rute Jakarta-Banyuwangi PP dari Rp 1 Juta Jadi 800 Ribu)

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved