Pra-Rakernas 2019, Ikatan Pesantren Indonesia Berharap Bisa Jangkau 30 Ribu Pesantren di Indonesia

Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menggelar pra-rakernas IPI 2019 yang mengevaluasi program pemerintah terkait ruang gerak pondok pesantren.

Pra-Rakernas 2019, Ikatan Pesantren Indonesia Berharap Bisa Jangkau 30 Ribu Pesantren di Indonesia
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), Zaini Ahmad (tengah) saat ditemui di pra-rakernas IPI 2019 di Balroom Hotel Mercure Surabaya, Kamis(13/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menggelar pra-rakernas IPI 2019 yang mengevaluasi program pemerintah terkait ruang gerak pondok pesantren.

Acara tersebut dihadiri DPP, DPW dan DPC serta tokoh undangan di Balroom Hotel Mercure Surabaya, Kamis(13/2/2019).

Ketua Umum IPI, Zaini Achmad mengatakan ada dua hal yang dibahas dalam pra-rakernas tersebut.

Yakni ucapan terimakasih atas pemberian ruang pondok pesantren di Hari Pesantren Nasional dan serta peran meningkatkan kualitas santri.

(Siap-siap, Pemkab Pasuruan Kembali Gelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren)

(Ratusan Santri dan Ansor di Jember Turun Jalan, Tuntut Fadli Zon Minta Maaf ke Mbah Mun)

"Ini untuk merumuskan evaluasi kinerja program IPI dan evaluasi jalannya pemerintahan mungkin kalau ada yang kurang nanti kami usulkan. Termasuk sikap Pilpres nanti," kata Ketua IPI, Zaini Achmad.

Menurutnya, kinerja pemerintahan Presiden Jokowi lewat kementerian-kementerian RI turut memperhatikan sumber daya manusia dalam pendidikan khususnya pesantren.

Salah satunya peringatan Hari Santri Nasional.

"Adanya pemerintahan Presiden Jokowi ini, kami apresiasi bahwa telah memperhatikan pendidikan utamanya pesantren memberikan Hari Santri Nasional. Ini kebahagian, kebanggaan kami untuk memperjuangkan para ulama-ulama untuk terus menindak lanjuti itu," jelas Zaini.

(Ratusan Santri dan Ansor di Jember Turun Jalan, Tuntut Fadli Zon Minta Maaf ke Mbah Mun)

(Datangi Ponpes Mambul Ulum Pamekasan, Sandiaga Uno Yakin Para Santri Bersarung Bisa ke London)

Para santri yang dididik IPI, diharapkan Zaini, dapat menjadi santri yang berakhlaq, mandiri dan berkualitas melalui kreatifitas santri dalam digital santripreuner, e-money.

Namun dirinya berharap, pada tahun ini, IPI bisa menjangkau 30 ribu pesantren yang ada di seluruh Indonesia.

"Santri yang masuk ke kami ini baru berkisar kurang lebih antara 19 ribu hingga 21 ribu pesantren. Sebetulnya santripreneur maupun santri digital sudah kami laksanakan tahun 2017," pungkasnya.

(Jaringan Kiai Santri Nasional: Perjuangan Menangkan Jokowi-Maruf adalah Jihad Akbar)

(Siap-siap, Pemkab Pasuruan Kembali Gelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved