Pria Surabaya ini Menganiaya Istri Sirih Hingga Wajahnya lebam, Pemicunya Bikin Gregetan

Agus Firman Saputro (40) warga Kedung Tarukan Baru 4B nomor 3 Kota Surabaya melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)

Pria Surabaya ini Menganiaya Istri Sirih Hingga Wajahnya lebam, Pemicunya Bikin Gregetan
Surya/Mohammad Romadoni
Tersangka KDRT Agus Firman Saputro (40) warga Kedung Tarukan Baru 4B nomor 3 Kota Surabaya ditahan di Mapolsek Jambangan 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  Agus Firman Saputro (40) warga Kedung Tarukan Baru 4B nomor 3 Kota Surabaya melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istri sirihnya hingga babak belur.

Tersangka menganiaya istri sirihnya Wiwik Safutri (26) di muka umum tepatnya di depan rumah kontrakan Jalan Pagesangan IV Blok A/4.C Surabaya.

Kapolsek Jambangan Kompol Khoirul Anam menjelaskan, tersangka memukul, menampar dan menendang korban berkali-kali hingga korban mengalami lebam di wajahnya.

"Penganiayaan itu mengakibatkan korban kesakitan di bagian kepala belakang," ungkapnya kepada Tribunjatim.com, Kamis (15/2/2018).

Khoirul Anam menyebutkan penganiayaan ini dipicu tersangka meminta uang hasil gadai motor Rp 3 juta. Namun ternyata korban belum menggadaikan motor itu sehingga tidak bisa memberikan uang yang diminta suaminya itu.

Ahmad Dhani Tulis Surat Buat Mamanya, Isinya Mengharukan, Dititipkan Saat Sidang di PN Surabaya

Arumi Bachin Tahan Keinginan Main Sinetron, Pilih Dampingi Emil Dardak dan Selesaikan Kuliah

Kepergok Mencuri, Maling Motor Nyebur Sungai, Berenang dan Nekad Masuk Gorong-Gorong Sungai Kalimas

Korban sudah berupaya menjelaskan bahwa motor itu belum digadaikannya. Namun tersangka tetap ngotot memaki korban sembari meminta secara paksa uang tersebut.

Merasa keinginannya tidak dipenuhi tersangka yang cenderung mempunyai perilaku temperamen itu menganiaya istri sirihnya.

"Penganiaayan itu berhenti saat warga melihat kejadian itu di luar rumah kontrakan. Tersangka melarikan diri meninggalkan korban," jelasnya kepada Tribunjatim.com

Korban melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polsek Jambangan. Sayangnya status perkawinan sirih korban dengan tersangka tidak diakui hukum karena itulah tidak bisa dijerat pasal KDRT.
Tersangka disangkakan pasal 351 tentang penganiayaan

"Tersangka ditangkap saat hendak kabur mengambil barang miliknya di dalam rumah kontrakan," pungkas Khoirul Anam. (don/TribunJatim.com).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved