Sindikat Pemalsu Surat Kendaraan Bermotor di Lamongan Diciduk Polisi,Bapak dan Anak Terlibat Di Sana

Sindikat Pemalsu Surat Kendaraan Bermotor di Lamongan Diciduk Polisi,Bapak dan Anak Terlibat Di Sana.

Sindikat Pemalsu Surat Kendaraan Bermotor di Lamongan Diciduk Polisi,Bapak dan Anak Terlibat Di Sana
surya/Hanif Manshuri
Para tersangka dan barang bukti saat dipamerkan pada wartawan, Kamis (14/02/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Satreskrim Polres Lamongan membongkar sindikat pemalsuan surat - surat kendaraan bermotor dan pemalsuan nomor mesin dan rangka kendaraan.

Empat tersangka diamankan, dua lainnya dalam daftar pencarian orang (DPO) polisi.

Uniknya, otak sindikat ini, H Maskurin (65) melibatkan putranya, Machrus Efendi (22) yang bertugas mengantar kendaraan ke tempat mengubah nomor rangka, nomor mesin.

Nomor Diblokir, Anugrah Sekar Rukmi Pertanyakan Kasus Saddil Ramdani ke Polres Lamongan

Pedagang Pasar Brondong Ngluruk PD Pasar Lamongan, Minta Kepastian Kapan Tempati Kios Pasca Direhab

Sedang DPO satunya adalah Heru (35) warga Surabaya yang kini dalam pengejaran polisi.

Sementara 4 orang yang di antaranya, Arfai Endroyono (45), Ardi Santoso (43) warga Lamongan, Abdul Ghofur (35) dan Machrus Efendi (22).

Keempat tersangka yang meringkuk di tahanan Polres Lamongan punya peran masing-masing.

Polisi Ciduk Pencuri 6 Kg Sarang Burung Walet Berharga Ratusan Juta di Lamongan

Modusnya, Arfai menyiapkan buku BPKB yang dibeli dari Jakarta yang kemudian diserahkan kepada Haji Maskurin yang masih DPO untuk dibuatkan identitas kendaraan milik tersangka Maskurin.

Setelab STNK, BPKB sudah siap, kendaraan tersebut diserahkan kepada Machrus untuk dibawa tersangka Ardi dan Ghofur.

Oleh keduanya, kendaraan ini dijual kepada seorang pembeli, Liswati.

Modus yang dilakukan sindikat ini sudah mencapai tiga mobil.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved