Wali Kota Surabaya Beri Penghargaan pada Kejari Tanjung Perak, Risma: Jangan Bosan-Bosan ke Sini

Setelah memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, kini Kejari Tanjung Perak yang mendapatkan penghargaan dari Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya Beri Penghargaan pada Kejari Tanjung Perak, Risma: Jangan Bosan-Bosan ke Sini
ISTIMEWA
Wali kota Risma (tengah) disampingi Sekertari daerah Hendro Gunawan usai memberikan 20 penghargaan kepada Kejari Tanjung Perak 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, kini giliran Kejari Tanjung Perak yang mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Rabu (13/2/2019).

Sebanyak 20 penghargaan diberikan kepada jajaran Kejari Tanjung Perak di ruang sidang Wali Kota Surabaya.

Wali Kota Risma mengatakan atas nama pribadi, keluarga dan Pemkot Surabaya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Kejari Tanjung Perak.

Rasa terima kasih itu karena mereka sudah membantu penyelamatan aset pemkot Surabaya. Termasuk melakukan pendampingan terhadap program strategis Pemkot Surabaya.

Command Center 112 Kota Surabaya Masih Banyak Penelpon Hoaks, Pemkot Kerjasama dengan Polrestabes

“Yang paling utama sebenarnya teman-teman di pemerintah kota tidak ketakutan untuk melangkah. Hal ini berkat pendampingan Kejari Tanjung Perak, sehingga teman-teman berani dan tenang untuk mengambil keputusan,” kata Wali Kota Risma saat sambutan.

Risma bercerita sebelum menjabat sebagai Wali Kota Surabaya hingga menjabat Wali Kota Surabaya dua periode, selalu meminta bantuan kepada Kejari Tanjung Perak dalam menyelesaikan berbagai masalah pertanahan, termasuk pula dalam melaksanakan berbagai proyek yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya.

“Jadi, jangan bosan-bosan ya teman-teman kalau ke sini,” kata Risma berharap.

Sempat Divonis Bebas, Muhammad Subakti Ditangkap Kejari Tanjung Perak atas Kasus Kepabeanan

Berdasarkan data Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, ada beberapa pendampingan yang dilakukan oleh Kejari Tanjung Perak.

Khusus untuk pendampingan yang dilakukan oleh Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) ada beberapa kasus.

Misalnya kasus RTH lapangan Simomulyo Baru, pemenuhan kebutuhan dasar permakanan bagi lanjut usia, permakanan penyandang disabilitas dan penyakit tertentu, permakanan anak yatim piatu dan anak terlantar, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan pangan non tunai (BPNT), pengadaan beras dan non beras di UPTD Liponsos Keputih.

Puluhan Jukir Demo, Desak Pemkot Madiun Tinjau Ulang Pengelolaan Parkir oleh Pihak Ketiga

TP4D juga mendampingi pengadaan meja kursi guru SD, pengadaan rak buku SD, pengadaan buku ensiklopedia SD, pengadaan alat music orchestra, pengadaan lemari besi dan filling cabinet SMP, pengadaan Whiteboard SMP, pengadaan meubelair SMP dan pengadaan alat music bank SMP.

Catatan lain, TP4D bahkan mendampingi proses pengadaan barang atau jasa pada bagian layanan pengadaan dan pengelolaan aset, dan mendampingi pengadaan barang atau jasa melalui unit kerja pengadaan barang atau jasa (UKPBJ).

Mereka mendampingi pekerjaan penegasan dan pemeliharaan pilar batas wilayah kelurahan dan juga persiapan pelaksanaan hibah daerah.

Pemkot Surabaya akan Bangun Lapangan Sepak Bola Lagi, Lengkap dengan Peralatannya

Sedangkan untuk pendampingan penyelesaian permasalahan non litigasi di antaranya BTKD kelurahan Mulyorejo, BTKD Kelurahan Simomulyo, BTKD Kelurahan Simomulyo Petok, PT Tanzil Sukses Jaya Utama, BTKD Kelurahan Kandangan GS 122/U/1991, BTKD Kelurahan Kandangan GS 123/U/1991, BTKD Kelurahan Sememi Persil 19.

Terakhir, untuk pendampingan penyelesaian permasalahan Litigasi, Kejaksaan Tanjung Perak lebih banyak membantu dalam bagian hukum. Setidaknya ada 17 permasalahan hukum yang didampingi oleh mereka hingga saat ini.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved