Razia Cipta Kondisi, Satpol PP Kota Kediri Temukan Rumah Kos Belum Berizin

Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran pasangan mesum di tempat kos kembali digelar petugas Satpol PP Kota Kediri.

Razia Cipta Kondisi, Satpol PP Kota Kediri Temukan Rumah Kos Belum Berizin
(Surya/Didik Mashudi)
Jelang Valentine Day Satpol PP Kota Kediri melakukan razia di tempat kos dan hotel melati di Kota Kediri, Rabu (13/3/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran pasangan mesum di tempat kos kembali digelar petugas Satpol PP Kota Kediri.

Namun hasilnya petugas menemukan tempat kos yang belum berizin, hanya satu pasangan bukan suami istri yang ditemukan.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, petugas melakukan upaya pencegahan
tindak asusila pada Hari Valentin dengan sasaran tempat kos-kosan.

"Giat operasi cipta kondisi ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum dan juga pencegahan tindak asusila dalam rangka hari Valentine," jelas Nur Khamid kepada Tribunjatim.com, Jumat (15/2/2019).

Petugas sengaja menyasar tempat kos karena untuk memeriksa identitas kependudukan para penghuninya. Hasil operasi diperoleh hasil masih banyak rumah kos di Kelurahan Semampir yang belum berizin.

Sementara tempat kos yang didatangi petugas di antaranya, Semampir Gang Tengah milik Ibu Tyas menyewakan 10 kamar. Namun pemiliknya belum dapat memperlihatkan perizinan.

Masuk Top 18 YouTuber Dunia, Ternyata Segini Honor yang Diterima Baim Wong Tiap Satu Video

Kisah Bocah Yatim Piatu Kelas 3 SD yang Berjualan Cilok hingga Larut Malam Demi Hidupi 2 Adiknya

Mayangsari Rayakan Valentine Mewah Bareng Geng Sosialita, Ada Krisdayanti, Lihat Tampilan Mereka!

"Untuk penghuni kos tidak ditemukan pelanggaran," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara di rumah kos Semampir Gang 1 milik Mulyono menyewakan 15 kamar. Namun pemiliknya tidak dapat menunjukkan perizinan.

Termasuk rumah kos milik Ibu Ginting di Kelurahan Semampir yang menyewakan 46 kamar kos juga tidak dilengkapi dengan perizinan. Di tempat kos ini petugas menemukan penghuni kos yang berstatus bukan pasangan suami istri yang berduaan di dalam kamar.

"Pasangan bukan suami istri ini dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan," jelasnya.

Masih di Kelurahan Semampir tempat kot milik Arifin yang menyewakan 7 kamar kos juga belum dilengkapi dengan perijinan.

Kondisi yang sama juya ditemui pada tempat kos milik Setiyono di Kelurahan Semampir yang menyewakan 9 kamar kos belum dilengkapi perizinan. Saat diminta petugas memperlihatkan izinya, pemiliknya belum dapat menunjukkan.

Demikian pula tempat kos yang dikelola Ibu Wiji dan Eko yang menyewakan 10 dan 8 kamar kos juga belum dilengkapi izin.

Satu tempat kos milik Ny Supardi di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren yang didatangi petugas juga belum dilengkapi dengan perizinan.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved