Inilah 4 Sebab Wilayah Keputran Kejambon Disebut Zona Triple Red oleh Pendekar Romy Sableng

Bambang Vistadi Kabid Operasional PMK Surabaya menyebut pemukiman Jalan Keputran Kejambon, Embong Kaliasin, Genteng, sebagai zona Triple Red.

Inilah 4 Sebab Wilayah Keputran Kejambon Disebut Zona Triple Red oleh Pendekar Romy Sableng
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas berusaha padamkan api yang menghanguskan rumah Yanto di Desa Purworejo, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Sabtu (15/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bambang Vistadi Kabid Operasional PMK Surabaya menyebut pemukiman Jalan Keputran Kejambon, Embong Kaliasin, Genteng, sebagai zona Triple Red.

Karena dilatarbelakangi empat sebab, di antaranya;

Pertama, pemukiman padat penduduk jarak antara rumah sangat berdekatan.

Kedua, akses jalan sempit. Lebar jalan sepanjang gang RW 12 tak lebih dari dua meter.

Menyebabkan unit truk tim pemadam tidak bisa masuk. Hanya bisa dimasuki unit roda dua Tim Orong-Orong.

4 Kali Terjadi Kebakaran Besar, Lurah Embong Kaliasin Minta PMK Surabaya Lakukan Simulasi Kebakaran

Cuma Simulasi Kebakaran, Warga Keputran Kejambon Antusias Padamkan Api Estafet Pakai Timba Air

VIDEO VIRAL: Detik-Detik Anggota Satpol PP Surabaya Ditampar karena Copot Baliho Ilegal Caleg

Kemudian, akses yang begitu panjang sekitar 600 meter, dinilai Bambang, akan sangat menyulitkan petugas untuk padamkan api, seandainya ada insiden kebakaran di lokasi tersebut.

"Masuk ke dalam gang kami hanya mengandalkan selang, itupun kami butuh sebanyak 20 selang, mobil gak bisa masuk," katanya pada TribunJatim.com, Sabtu (16/2/2019).

Ketiga, sumber air tidak ada. Keempat, potensi perambatan sangat cepat. Karena masih dominasi pemukiman lama.

"Perambatan api akan sangat cepat mengenai bangunan lama. Bangunan baru di pemukiman ternyata sangat sedikit, padahal bangunan baru itu bisa memutus perambatan api," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved