Kampus di Surabaya

Airlangga Education Expo 2019, Mahasiswa Kedokteran Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga memberikan layanan pemeriksaan mata gratis di acara Airlangga Education Expo 2019.

Airlangga Education Expo 2019, Mahasiswa Kedokteran Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga memberikan layanan pemeriksaan mata gratis untuk menarik antusias siswa-siswi yang hadir di acara Airlangga Education Expo 2019. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga memberikan layanan pemeriksaan mata gratis untuk menarik antusias siswa-siswi yang hadir di acara Airlangga Education Expo 2019.

Layanan pemeriksaan mata di Airlangga Education Expo 2019 di Gedung Airlangga Convention Center Unair C, (15-17/2/2019).

Siswa-siswi datang bergantian mengerumuni stand tersebut untuk memeriksakan kondisi mata dan konsultasi pilihan program studi.

Sekretaris Program Studi Spesialis 1 Ilmu Kesehatan Mata, Dr. Yulia primitasari SpM(K) mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memeriksa gangguan mata refakto yang kerap dialami kalangan anak muda.

(Dukung Publikasi Jurnal Internasional, FK Unair Adakan Inagurasi Adjuct Profesor dari London)

(Sehari Jelang Penutupan SNMPTN 2019, Pendaftar Calon Mahasiswa di Unair Mencapai 13 Ribu Orang)

"Kami melakukan pemeriksaan mata di kalangan pelajar SMA. Refraktometer untuk menentukan seseorang minus berapa, ini yang sering dialami," kata Dr. Yulia primitasari SpM(K), Jumat (15/2/2019).

Alat refraktometer yang dimliki Kampus Unair dapat dengan mudah, cepat dan sederhana mengetahui kelainan mata minus.

"Masih banyak kelainan mata lain mengenai usia di masa pelajar, pemuda dan mahasiswa. Bermacam-macam, paling banyak refraksi, infeksi mata di musim pancaroma yang ditandai mata merah kemudian degenerasi juga mengenai orang-orang di usia lanjut," papar Yulia.

Menurut Yulia, ada dua penyebab utama terjadinya kebutaan, yakni kekeruhan lensa mata atau yang lebih dikenal sebagai penyakit katarak dan glaukoma.

(Airlangga Education Expo 2019, Empat Siswa Jatim Ini Terpilih Lolos SNMPTN Unair, Simak Prestasinya)

(Kenalkan Inovasi Cofiber AC Dari Sabut Kelapa, Anak Nelayan Lamongan Masuk Unair Tanpa Seleksi)

Pemeriksaan mata dan THT ini diharapkannya selain untuk menarik antusias siswa-siswi, juga dapat menunjukan pembelajaran program studi kedokteran.

"Kami ingin menunjukan apa yang dipelajari, mata dan tht ini sebagian kecil saja apabila memilih program studi kedokteran. Jika berminat maka akan mendapat ilmu keseluruhan, nantinya sebagai dokter umum maupun spesialis," pungkas Yulia.

(Airlangga Education Expo 2019, Empat Siswa Jatim Ini Terpilih Lolos SNMPTN Unair, Simak Prestasinya)

(Kenalkan Inovasi Cofiber AC Dari Sabut Kelapa, Anak Nelayan Lamongan Masuk Unair Tanpa Seleksi)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved