Ajarkan Ecoprint, Yayasan Hang Tuah Surabaya ajak 44 Guru PAUD dan Seni Mewarnai Kain Pakai Daun

Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya gelar pelatihan ecoprint di Gedung R Mulyadi Kodiklatal Morokrembangan Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Ajarkan Ecoprint, Yayasan Hang Tuah Surabaya ajak 44 Guru PAUD dan Seni Mewarnai Kain Pakai Daun
Istimewa
Para guru yang menjadi peserta pelatihan Ecoprint di Yayasan Hang Tuah Surabaya, sabtu (16/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya gelar pelatihan ecoprint di Gedung R Mulyadi Kodiklatal Morokrembangan Surabaya, Sabtu (16/2/2019).

Ecoprint merupakan teknik pewarnaan pola gambar pada kain berbahan organik seperti dedaunan, bunga, dan akar, sebagai pengganti pewarna sintesis.

Pelatihan itu diikuti oleh 40 Guru Seni dan Budaya Satuan Pendidikan (Satdik) yang dibawahi yayasan, serta empat Guru Paud binaan Pengurus Gabungan  Jalasenanstri Komando Pembinaan  Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklatal).

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Hang Tuah Manik Siwi Sukma Adji.

(Origamine Kenalkan Plastik Ajaib, Bahan Membuat Kerajinan Bertema Akrilik, Hanya Perlu Oven)

(Menengok Kerajinan Anyaman Caping Bambu di Desa Sukolilo Lamongan, Turun Temurun Sejak 1940-an)

Para peserta begitu teliti meletakkan dedaunan dan bunga menyesuaikan pola gambar yang terabstraksi pada medium kain putih horizontal di hadapan mereka.

Mereka begitu serius memperhatikan detail-detail kecil saat meletakkan dedaunan pada pola gambar di kain. Meleset sedikit, hasil pewarnaannya tak memuaskan.

Manik Siwi Sukma Adji mengatakan, pelatihan tersebut merupakan satu di antara program kerja yang dicanangkannya.

Kemampuan ecoprint yang diperoleh peserta diharapkan dapat dikembangkan menjadi lebih kreatif. Sehingga tak menutup kemungkinan mampu membuka peluang usaha baru.

"Keterampilan  ecoprint yang diharapkan bisa membuka peluang lapangan kerja di bidang wirausaha," katanya.

(Kegiatan Merangkai Pressed Flower di Kertas Quotes di Hotel Java Paragon, Mudah dan Menyenangkan)

(Sandiaga Uno Nyanyi dan Goyang Bersama Via Vallen di Acara Surabaya YES 2019, Penonton Heboh)

Teknik mewarnai kain dengan cara ini, lanjut Manik, terbilang gampang-gampang susah.

"Karena bukan seperti mesin yang pakai cairan kimia, kalau salah ya tidak bisa diulang. Tapi enaknya teknik ini mudah di terapkan di rumah untuk  menghasilkan barang yang unik," lanjutnya.

Dalam pelatihan yang digelar sejak pagi hingga siang, turut pula dihadiri Anggota Pengawas Daerah II Yayasan Hang Tuah Dien Mintoro Yulianto; Ketua Pengurus Gabungan Jalasenastri Kodiklatal Anti  Dedi Yulianto; Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya, Seputra, yang didamping  para Kasatdik Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya.

(Bermula dari Iseng, Kerajinan Tangan Bunga Sabun Iis Tembus Pasar Jatim dan Jateng)

(Warga Jombang ini Sulap Kayu Bakar di Hutan Jadi Kerajinan Keren Bernilai Ekonomi)

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved