Waspadai 'Toxic Relationship' antara Kamu dan Pasangan! Begini Contoh Gejalanya

Mengisi talkshow bertajuk What Should I Do? di Spazio Surabaya, Inez Kristianti M.Psi mengajak para milenial mengenal toxic relationship

Waspadai 'Toxic Relationship' antara Kamu dan Pasangan! Begini Contoh Gejalanya
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Suasana talkshow bertajuk What Should I Do di Spazio Surabaya, Sabtu (16/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengisi talkshow bertajuk What Should I Do? di Spazio Surabaya, Inez Kristianti M.Psi mengajak para milenial mengenal toxic relationship, Sabtu (16/2/2019).

"Biasanya, toxic relationship ini bisa kita lihat dari bagaimana sikap pasangan kita terhadap kita. Apakah dia kerap bersikap over protective, parnoan, bahkan abusive?" ujar Inez.

Menurut Inez, toxic relationship adalah suatu hubungan yang tidak sehat dalam suatu pasangan. Imbasnya, dapat merugikan keduanya.

Hal ini bisa diamati dari hal-hal kecil.

(Ajak Kenali Kualitas Hubungan dengan Kekasih, Spazio Surabaya Adakan Talkshow What Should I Do?)

(Mayangsari Rayakan Valentine Mewah Bareng Geng Sosialita, Ada Krisdayanti, Lihat Tampilan Mereka!)

Kamu bisa coba amati apakah pasangan kamu over protective atau tidak dengan melihat bagaimana ia ingin tahu siapa saja yang menghubungi atau kamu hubungi melalui ponsel.

Lihat juga, bagaimana ia memperlakukan pasangannya saat sedang tidak bersama-sama. 

"Misal nih, kamu pergi reuni sendirian, lalu dia bolak balik nelpon, bolak balik sms, menanyakan posisi lagi di mana hampir setiap jam, menanyakan baju apa yang kamu kenakan, siapa yang duduk di sebelahmu saat makan, jam berapa kamu akan pulang, dan banyak hal," ujar Inez.

Hal tersebut bisa jadi ada hubungannya dengan sikap parnoan.

Bisa jadi, sikap over protective pasangan Anda disebabkan karena ketakutannya yang berlebihan terhadap hubungan kalian.

(Rayakan Valentine Bareng, Gading Marten Dapat Pertanyaan Menyentuh dari Gempita: Are You Okay?)

(Ramai Isu Ahok BTP dan Puput Menikah, Veronica Tan Pupanya Pilih Lakukan ini di Hari Valentine)

"Dia nelpon beribu kali, khawatir kamu memutuskan hubungan hanya karena kamu bertemu dengan laki-laki lain atau mantan pacarmu, saat kalian tidak sedang bersama. Kalau sepanjang masa pacaran ini sangat sering terjadi, kamu perlu waspada, mungkin hubungahmu sudah berada di toxic relationship," tutur Inez.

Mendeteksi toxic relationship dalam hubungan akan semakin mudah apabila kekhawatirannya yang berlebih itu dibarengi dengan perilaku abusive.

"Misal, dia bertanyanya sudah memakai kata-kata yang tidak sepantasnya, meneriaki, atau bahkan mulai melarangmu melakukan sesuatu," Inez menjelaskan.

Menurut Inez, apabila beberapa contoh tadi hampir semuanya terjadi dalam hubunganmu dengan pasangan, bisa hubunganmu ini merujuk pada toxic relationship.

(Memperingati Hari Valentine, Grab Surabaya Bagi-bagi Ratusan Bingkisan kepada Penumpang)

(Tolak Valentine, Gerakan Milenial Surabaya Stop Ghibah Lets go Hijrah Bagikan Tasbih Digital)

Penulis: Hefty Suud
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved