Ditangkap Satpol PP, Anak Jalanan Ini Mengaku Dapat Rp 350 Ribu Sehari dari Mengamen

Petugas Satpol PP Kota Madiun mengamankan enam anak jalanan yang dianggap menganggu ketertiban umum. Dari enam anak yang ditangkap, tiga di antarany

Ditangkap Satpol PP, Anak Jalanan Ini Mengaku Dapat Rp 350 Ribu Sehari dari  Mengamen
(Surya/Rahadian bagus)
Enam anak jalan ditangkap petugas Satpol PP Kota Madiun. 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Petugas Satpol PP Kota Madiun mengamankan enam anak jalanan yang dianggap menganggu ketertiban umum. Dari enam anak yang ditangkap, tiga di antaranya masih di bawah umur.

"Mereka kami tangkap karena menganggu ketertiban umum. Kami tangkap sekitar pukuk 11.30 WIB di Jalan Urip Sumoharjo, di gapura perbatasan Kota dengan Kabupaten Madiun, " kata Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo saat dikonfirmasi.

Saat ditangkap, keenam anak jalan tersebut sedang tidur-tiduran di gapura. Di lokasi juga ditemukan tikar, bantal, selimut, serta gelas yang diduga digunakan untuk pesta miras, malam harinya.

Sunardi menuturkan, selama ini pihak Satpol PP banyak terdapat keluhan dan laporan masyarakat, mengenai aktifitas anak-anak jalanan di gapura tersebut, pada jam sekolah dan malam hari.

"Tahun lalu, kami juga pernah merazia tempat itu, dan ditemukan banyak kond berceceran," katanya kepada Tribunjatim.com.

Keenam anak jalananan yang ditangkap merupakan warga Ponorogo, Kota Madiun dan Kabupaten Madiun. Dari keenam anak jalanan yang ditangkap siang itu, satu di antranya masih bersekolah di SD di Kota Madiun.

Arumi Bachsin Keguguran, Wagub Jatim Emil Kaget, Arumi Terlihat Pucat Saat Paripurna Sertijab

Cuitan Cak Lontong Soal Tanah di Indonesia Dikuasai Segelintir Orang Disikapi Serius Said Didu

Jalan Rusak Parah di Wilayah, Penanganan Jalan Rusak Tunggu Lelang, Bisa Berbulan-bulan

"Ada beberapa di antaranya yang pernah kami tangkap," katanya kepada Tribunjatim.com.

Dia menuturkan, setelah dilakukan pendataan, Satpol PP akan memanggil orangtua masing-masing, untuk membawa anak-anak ini pulang mereka ke rumah masing-masing.

MM (15) warga Sidorejo, Kecamatan Sawahan, AD (13) dan VD (16) warga
Duyung, Takeran, Magetan, Hendra Boydwi (19) Kecamatan Jenagan, Ponorogo, AA (15) warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, dan Oka Novita Sari (19) warga Ponorogo.

Pantauan di lokasi, setelah didata, enam anak jalanan yang ditangkap ini dihukum menyanyu Indoensia Raya dan diminta membaca Pancasila.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved