Kampus di Surabaya

Mahasiswa Jepang dan Taiwan Kagumi Pembuatan Biodiesel dari Jelantah di UKWMS

Pembuatan biodiesel dari pengelolaan limbah minyak goreng atau jelantah menarik antusias 22 mahasiswa dari Jepang dan Taiwan yang berkunjung di Univer

Mahasiswa Jepang dan Taiwan Kagumi Pembuatan Biodiesel dari Jelantah di UKWMS
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Sebanyak 22 mahasiswa Jepang dan Taiwan berkalaborasi dengan 12 mahasiswa UKWMS mengelola limbah minyak (jelantah) di Laboratorium Kimia Organik Fakultas Teknik UKWMS 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pembuatan biodiesel dari pengelolaan limbah minyak goreng atau jelantah menarik antusias 22 mahasiswa dari Jepang dan Taiwan yang berkunjung di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).

Mereka praktik bersama 12 mahasiswa UKWMS dari berbagai jurusan.

Seperti Fakultas Farmasi, Fakultas Teknologi Pertanian Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kewirausahaan UKWMS.

Serunya praktikum turut dirasakan Nick Wang Bo Xun, mahasiswa asal National Taiwan University of Science and Technology (NTUST).

(Mahasiswa UKWMS Buat Perenyah Kripik dari Ekstrak Cangkang Telur)

(Terapkan Aturan Khusus, Unair dan ITS Makin Selektif Terima Pendaftar SNMPTN, Ini Formulasinya)

Nick mengatakan, biodiesel belum banyak digunakan di Taiwan namun praktikum yang ia pelajari menjadi pengalaman yang menyenangkan dari berbagai rangkaian kegiatan di UKWMS.

"Biodiesel belum banyak dimanfaatkan, tapi kegiatan di sini banyak mengajarkan saya untuk mencari solusi masalah di kehidupan sehari-hari seperti dari mengelola limbah minyak," kata Nick di Laboratorium Teknik Kimia Organik Fakultas Teknik UKWMS, Selasa (19/2/2019).

Pemanfaatan minyak jelantah untuk membuat biodiesel ini dipilih dari konsep pengembangan energi terbarukan yang sedang digaungkan oleh Teknik UKWMS.

Sebagai tuan rumah kedatangan 22 delegasi asal dua negara tersebut, pihaknya mengajak praktikum bersama untuk mengenalkan inovasi zero waste product.

Rangkaian kegiatan Problem Based Learning (PBL) ini merupakan tahun ke tiga. Kegiatan itu ditujukan untuk sharing dan menemukan solusi masalah di dua negara maupun Indonesia.

Berbagai kegiatan yang dipelajari dalam kegiatan Problem Based Learning (PBL) di UKWMS ini bervariasi, seperti membuat biodiesel.

(Sampaikan Sosialisasi, OJK Gandeng SEC Gelar Jazz In Campus di Enam Kampus Surabaya)

(Aremania Wajib Tahu! Ini Imbauan-imbauan untuk Suporter Saat Laga Arema FC Vs Persib Bandung)

Selain itu, mereka diajak untuk mengenal dan belajar ragam budaya Indonesia bersama mahasiswa di berbagai jurusan di UKWMS, mulai alat musik angklung hingga jajanan pasar seperti kue putri mandi dan kripik singkong goreng.

Shogo Shimizu, dari Shibaura Institute of Technology (SIT) Jepang juga menceritakan keseruannya mengikuti program kunjungan di UKWMS.

"Saya belajar banyak, belajar kebudayaan yang bagus sekali. Saya ingin belajar dan membawa pengetahuan saya biodiesel dari limbah minyak di sini ke Jepang," kata Shogo.

(Ciptakan Skincare Berbahan Buah Bit Merah, Mahasiswa UKWMS Berharap Produknya Bersaing di Pasaran)

(Meriahnya Gelaran Jazz In Kampus 2019 di Universitas Airlangga)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved