Baksos HPN PWI Jombang, Setelah Donor Darah, Kini Gelar Fogging

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 oleh PWI Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus berlanjut.

Baksos HPN PWI Jombang, Setelah Donor Darah, Kini Gelar Fogging
Surya/Sutono
Muhammad Mufid (kanan) Ketua Panitia Peringatan HPN 2019 PWI Jombang, yang memakai topi bertanduk seolah nyamuk aedes aegypti, melepas kegiatan fogging yang digelar PWI b ersama Polres Jombang dan Dinkes 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 oleh PWI Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus berlanjut.

Setelah Jumat (8/2/2019) lalu menggelar donor darah di Alun-alun Jombang, PWI kota santri ini melakukan fogging (pengasapan) di sejumlah titik Keluarahan Kaliiwungu, Kecamatan Jombang Kota, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan yang menggandeng Polres Jombang dan Dinas Kesehatan setempat ini selain dihadiri pengurus dan anggota PWI Jombang, juga dihadiri Kapolres Jombang diwakili Kaur Regident Satlantas Polres Jombang, Iptu Murdianto, serta perangkat kelurahan Kaliwungu.

Kaur Regindent Polres Jombang, Iptu Murdianto, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kasus penyakit Demam Berdarah Dengue(DBD) yang kini belum sepenuhnya mereda di Jombang sejak awal musim hujan lalu.

Diharapkan upaya ini bisa mengurangi kekhawatiran warga atas serangan nyamuk aedes aegypti, penular virus DBD ini.

"Kami imbau imbau warga juga melakukan 3M plus. Yakni membersihkan, menguras, mengubur, dan memakai lotion anti nyamuk," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Nana Krip Sang Komedian Senior Meninggal Dunia, Sosoknya Dikenal Sejak Bergabung Sersan Prambors

Jika Pemesannya Perempuan, Sopir Angkot dari Jombang Ini Bisa Jual Pil Koplo Dibarter Layanan Seks

Dua Pria dari Bangkalan Nekat Transaksi Sabu di Samping Kantor Polisi, Polda Jatim Ringkus Pelaku

Di Lingkungan Kelurahan Kaliwungu sendiri masyarakat juga terlihat antusias menanggapi kegiatan sosial PWI dan Kepolisian Jombang ini.

Bahkan, warga setempat juga telah aktif melakukan kerja bakti secara rutin. Sehingga, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir wabah mematikan ini tidak sampai memakan korban jiwa di lingkungan setempat.

"Kami rutin setiap tiga sampai empat bulan sekali kerja bakti, lalu kader Jumantik (juru pemantau jentik) aktif setiap Sabtu memantau. Sehingga dalam tiga tahun terakhir ini tidak pernah ada korban jiwa akibat DBD," ujar Yudi Prasetyo, Ketua RT di Kelurahan Kaliwungu.

Ketua Panitia HPN PWI Jombang, Muhammad Mufid berharap bakti sosial ini bisa memberi manfaat, sehingga mampu meredakan, minimal mencegah kian meluasnya serangan penyakit DBD.

"Sekaligus mengasah kepekaan kami sebagai insan pers pada sisi kemanusiaan. Karena dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari kami selalu bersentuhan dengan berbagai elemen masyarakat," pungkasnya.(Sutono/TribunJatim.com).

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved