Musim Hujan, Nelayan di Dempok Keluhkan Ikan Sulit Dicari, Imbasnya Sampai Penghasilan Anjlok

Rokhimanto (40), nelayan Waduk Dempok mengaku musim hujan ini hanya mampu menjaring ikan sebanyak 3-5 kg dan mencari alternatif tambahan penghasilan.

Musim Hujan, Nelayan di Dempok Keluhkan Ikan Sulit Dicari, Imbasnya Sampai Penghasilan Anjlok
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Hasil tangkapan nelayan Waduk Dempok yang dijual di sekitar pelataran waduk, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAGAK - Musim hujan seakan menjadi pemicu dilema bagi para nelayan Waduk Dempok, Dempok, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak.

Di sisi lain datangnya hujan menjadi berkah pasokan air melimpah, tapi hal tersebut tak berlaku bagi produktivitas nelayan dalam mencari ikan.

Pasalnya, pada bulan-bulan sebelum datang musim hujan, pasokan ikan melimpah dengan produktivitas sebesar 10 kg - 15 kg.

Tapi, pada musim hujan ini para nelayan terpaksa geleng-geleng kepala.

Karena hanya mampu menjaring ikan sebanyak 3 kg - 5 kg jika sedang beruntung.

Minta 4 Nelayan yang Ditangkap Dibebaskan, Ratusan Warga di Sumenep Ngluruk ke Kantor Satpolair

Konflik Jaring Sarkak Nelayan Dungkek dan Talango Sumenep, Dinas Perikanan: Saya Minta Mediasi

Keluhan Rokhimanto (40), satu di antara nelayan Waduk Dempok bukan tanpa alasan.

Pria yang sudah menjadi nelayan Dempok sejak 20 tahun silam itu menyadari, saat musim hujan terdapat arus bawah sungai yang deras.

Sehingga, membuat ikan sukar ditangkap.

Pria yang berdomisili di sekitar Waduk Dempok itu merasakan, sejak Januari hingga menjelang akhir Februari mengaku penghasilannya menurun, jika hanya mengandalkan hasil tangkapan.

Akhirnya, pria yang akrab disapa Rokhim itu terpaksa mencari alternatif tambahan penghasilan.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved